Berita Banda Aceh
Poltekkes Kemenkes Aceh Latih Warga Olah Daun Kelor untuk Cegah Stunting
Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 dengan tema “Pelatihan Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Makanan Ibu Hamil, Bayi, dan Balita untuk Pencegahan Stunting dan Peningkatan Pendapatan Masyarakat”.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 17–18 Mei 2026, di Gampong Alue Deah Tengoh, Kecamatan Meuraksa, Kota Banda Aceh. Sebanyak 30 peserta hadir, terdiri dari kepala desa, ibu PKK, kader kesehatan, mahasiswa, serta tokoh masyarakat.
Acara dibuka oleh Ketua Pengabdian Masyarakat, Dr. Halimatussakdiah, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat, bersama Kepala Desa dan para narasumber.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemanfaatan daun kelor merupakan strategi berbasis pangan lokal untuk meningkatkan gizi ibu hamil, bayi, dan balita sekaligus membuka peluang usaha masyarakat.
Daun kelor, menurutnya, kaya protein, zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin C, dan antioksidan yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anak serta mencegah stunting.
Berbagai materi edukatif disampaikan oleh para narasumber. Dr. Yektiningtyastuti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat memaparkan pelayanan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita serta pemanfaatan herbal kelor untuk keluarga. Dr. Dewi Marianthi, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat menjelaskan manfaat kelor bagi kesehatan ibu dan anak.
Julianti, SKM, MKM menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini, sementara Ns. Eka Oktarina Riani, S.Kep., M.Kep memberikan strategi pelibatan masyarakat dalam wirausaha berbasis kelor.
Selain teori, peserta juga mengikuti praktik langsung pengolahan menu inovatif berbahan kelor yang dipandu Dr. Halimatussakdiah.
Demonstrasi di balai desa menghadirkan sajian seperti sup kelor, ayam tangkap kelor, peyek kelor, dimsum kelor, stik kentang kelor, hingga puding kelor.
Antusiasme warga terlihat tinggi karena menu yang diperagakan mudah diterapkan di rumah dan bernilai gizi tinggi.
Pada sesi kewirausahaan, Istiqamah, SE berbagi pengalaman mengenai peluang UMKM berbasis kelor, mulai dari pendirian usaha, pengurusan izin, strategi pemasaran, hingga teknik pengemasan produk agar lebih bernilai jual.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi ibu hamil dan anak, tetapi juga menjadi langkah nyata pemberdayaan ekonomi keluarga melalui produk pangan lokal.
Setelah seluruh menu selesai diolah, acara dilanjutkan dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan akademisi dan masyarakat.
Penutupan dilakukan oleh Dr. Halimatussakdiah dengan harapan agar inovasi pangan berbasis kelor terus dikembangkan sebagai solusi kesehatan sekaligus peningkatan kesejahteraan gampong.
Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian mendorong masyarakat Gampong Alue Deah Tengoh untuk mengembangkan usaha kecil berbasis olahan kelor seperti peyek, dimsum, stik kentang, puding, hingga lauk sehat berbahan kelor.
Masyarakat disarankan membentuk kelompok usaha bersama melalui dukungan PKK dan kader gampong agar produksi lebih terarah dan pemasaran lebih luas.
Tim Poltekkes Kemenkes Aceh juga membuka peluang koordinasi dengan pelaku UMKM pangan lokal di Banda Aceh untuk pendampingan inovasi produk, pengemasan, legalitas usaha, hingga strategi pemasaran digital. (*)
Berita Banda Aceh
Poltekkes Kemenkes Aceh
Olahan Daun Kelor
Cegah Stunting
Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh
pengabdian masyarakat
| ASN Aceh Raih Doktor Lewat Publikasi Jurnal Q1, Lulus Cumlaude |
|
|---|
| Jelang Puncak Haji, Jamaah Aceh Diimbau Jaga Fisik |
|
|---|
| Permohonan Tambahan Anggaran Aceh Masih Dikaji Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Iqbal Djohan Minta Pengusaha Bijak Sikapi Jam Malam Bagi Pekerja Wanita di Banda Aceh |
|
|---|
| Lagi, Mantan Pemain Persiraja Meninggal dunia, Kini T Hermansyah Tutup Usia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Poltekkes-Kemenkes-Daun-Kelor.jpg)