Minggu, 24 Mei 2026

Pidie

Puluhan Rumah Rusak Atap Disapu Badai di Pidie, Glumpang Baro Capai 11 Unit

Rumah rusak pada atap tersebar di delapan kecamatan di Pidie. Adalah Kota Sigli, Simpang Tiga, Kembang Tanjong, Glumpang Baro, Indrajaya...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
PERBAIKI ATAP RUMAH - Polisi bersama TNI membantu memperbaiki atap rumah rusak di Kecamatan Peukan Baro, Pidie. Atap rumah rusak akibat disapu angin kencang. 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Pidie mencatat puluhan rumah rusak disapu angin kencang terjadi, Rabu (20/5/2026). 
  • Rumah rusak pada atap tersebar di delapan kecamatan di Pidie. Adalah Kota Sigli, Simpang Tiga, Kembang Tanjong, Glumpang Baro, Indrajaya, Delima, Grong-Grong dan Muara Tiga (Laweung). 
  • Sekitar 29 rumah rusak pada atap akibat diterbangkan angin dan pohon tumbang timpa atap rumah.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Mengacu pada pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie mencatat puluhan rumah rusak disapu angin kencang terjadi, Rabu (20/5/2026). 

Rumah rusak pada atap tersebar di delapan kecamatan di Pidie. Adalah Kota Sigli, Simpang Tiga, Kembang Tanjong, Glumpang Baro, Indrajaya, Delima, Grong-Grong dan Muara Tiga (Laweung). 

"Sekitar 29 rumah rusak pada atap akibat diterbangkan angin dan pohon tumbang timpa atap rumah. Rumah tersebut tersebar di delapan kecamatan," kata Kalak BPBD Pidie, Muhammad Rabiul ST MT, kepada Serambinews.com, Jumat (22/6/2026).

Ia menyebutkan, laporan diterima di Simpang Tiga lima rumah rusak. Terdiri dari, tiga rumah milik Hendra Saputra, Ilham dan Taufiq di Gampong Peukan Tuha. Selanjutnya, dua rumah milik Salamah dan Abdurahman di Gampong Ujong Baro.

Lalu di Kecamatan Kembang Tanjong, satu rumah rusak pada atap milik Rohamah di Gampong Cebrek. Rumah Rohamah rusak pada atap setela pohon tumbang. Dan, satu rumah rusak milik Saudah di Gampong Pante Garot, Kecamatan Indrajaya. 

Kata Rabiul, di Kecamatan Delima tercatat tiga atap bangunan rusak dampak angin kencang. Adalah dua rumah masing-masing milik Mulyadi warga Gampong Karieng dan Muhammad Afdhal warga Gampong Daka. 

Untuk Grong-Grong, sebutnya, dua rumah milik Usman dan Khalidin di Gampong Mee serta rumah milik Halimah di Gampong Mesjid, Kecamatan Muara Tiga (Laweung). 

Kata Rabiul, Kecamatan Glumpang Baro terbanyak kerusakan rumah disapu angin, yang dilaporkan sebelas unit. Terdiri dari, empat rumah masing-masing milik Maidi, Cut Mairan, Abubakar dan Syukri warga Gampong Kumbang Unoe. 

Disusul empat rumah milik Mawardi, M Saleh, Malahayati dan Fauzi warga Gampong Palong serta dua rumah milik Tgk Jamal dan Kaoy warga Gampong Glumpang Bungkok. Ada pun satu rumah lagi rusak disapu angin kencang milik Kartini di Gampong Ukee. 

Sementara di Kecamatan Kota Sigli daporkan tiga rumah rusak bagian. Adalah milik Raihan warga Gampong Lampoh Krueng. Selain itu, rumah Azhari Mansur dan Fauzan di Gampong Meunasah Peukan. 


"Rumah yang rusak dampak angin kencang yang dilaporkan ke BPBD Pidie. Kerusakan itu tidak masuk dalam status tanggap darurat sehingga tidak bisa digunakan dana BTT," pungkasnya. 

Baca juga: Pemkab Pidie Siapkan RSUD Tgk Chik Ditiro Jadi RS Pendidikan untuk Fakultas Kedokteran UIN Ar-Raniry

Polres Serahkan Bantuan

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK MIK, menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Kota Sigli,, Kamis (21/5/2026).

‎Bantuan itu diserahkan di Gampong Lampoh Krueng. Penyerahan itu turut didampingi Kabag Log Polres Pidie Kompol Pitriadi, Kapolsek Kota Sigli AKP Junaidi Akbar dan Wakapolsek Kota Sigli, Iptu Hermansyah.

‎Juga hadir keuchik Gampong Lampoh Krueng Alaudin dan Keuchik Gampong Meunasah Peukan, Hj Yusri. 

‎Warga menerima bantuan adalah Raihan (39), buruh harian lepas, warga Gampong Lampoh Krueng dan Azhari Mansur (61), pensiunan serta Fauzan (52) PNS warga Gampong Meunasah Peukan.

‎Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, mengatakan, bantuan disalurkan merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat terkena musibah.

‎“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak. Polri akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan kepedulian kepada masyarakat,” ujar Kapolres Pidie. (*)

 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved