Minggu, 14 Juni 2026

Berita Subulussalam

Material Sekolah Rakyat Subulussalam Didatangkan Lewat Jalur Laut dan Udara, Proyek Capai 60 Persen

Dody menambahkan, hingga pertengahan Juni 2026 progres pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 telah mencapai sekitar 60 persen.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/Dok. Kementerian PU
SEKOLAH RAKYAT - Material Sekolah Rakyat Subulussalam Dikirim Lewat Laut dan Udara 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam telah mencapai progres 60 persen
  • Kementerian Pekerjaan Umum menggunakan jalur laut dan udara untuk mengatasi kendala logistik material
  • Proyek senilai Rp453,3 miliar ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya di atas lahan 6,8 hektare
  • Pemerintah mempertimbangkan penggunaan beton untuk mempercepat konstruksi dibandingkan material baja

 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerapkan berbagai strategi untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 di Kota Subulussalam.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendatangkan material konstruksi melalui jalur laut dan udara guna mengatasi tantangan distribusi logistik ke lokasi proyek.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan kondisi geografis Kota Subulussalam yang berada di wilayah barat daya Aceh dan berbatasan langsung dengan Sumatera Utara menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan.

Menurutnya, distribusi material konstruksi ke lokasi proyek membutuhkan upaya ekstra karena akses transportasi yang relatif sulit dibandingkan daerah lain.

“Lokasi Subulussalam cukup menantang dari sisi logistik. Mengangkut material ke sini tidak mudah. Bahkan perjalanan darat menuju lokasi saja cukup berat, apalagi untuk membawa material konstruksi dalam jumlah besar,” ujar Dody dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (14/6/2026) yang dikutip dari Kompas.com.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Kementerian PU memanfaatkan jalur laut dan udara sebagai alternatif distribusi material.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan bahan bangunan dapat terpenuhi tepat waktu dan tidak menghambat proses konstruksi.

Berdasarkan laporan pelaksanaan per 13 Juni 2026, ketersediaan material di lokasi proyek telah mencapai sekitar 62 persen. Sementara sisanya masih dalam proses pengiriman menuju Subulussalam.

Selain mempercepat pasokan material, Kementerian PU juga melakukan evaluasi terhadap metode konstruksi yang digunakan.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengurangi penggunaan baja pada beberapa bagian bangunan dan menggantinya dengan struktur beton.

Baca juga: Wagub Aceh dan Mensos RI Disambut Antusias di Sekolah Rakyat

Kebijakan tersebut dinilai dapat mempercepat pekerjaan karena material beton lebih mudah diperoleh dan didistribusikan dibandingkan baja yang memerlukan proses pengiriman lebih kompleks.

“Kami sedang mencari metode kerja yang lebih efektif. Beberapa bagian yang awalnya direncanakan menggunakan baja akan dievaluasi untuk sebagian diganti dengan beton agar pelaksanaan konstruksi lebih cepat tanpa mengurangi kualitas bangunan,” jelasnya.

Dody menambahkan, hingga pertengahan Juni 2026 progres pembangunan Sekolah Rakyat Aceh 2 telah mencapai sekitar 60 persen.

Pemerintah optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas bangunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved