Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

Listrik Masih Padam, Warga Abdya Penuhi Warung Kopi

Pantauan Serambinews.com pada Sabtu (23/5/2026), semua warung kopi di Kecamatan Blangpidie dan Susoh dipenuhi warga.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Masrian Mizani
LISTRIK PADAM - Warga penuhi salah satu warung kopi di Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Sabtu (23/5/2026) di tengah kondisi listrik padam. 

Laporan wartawan Serambi Indonesia, Masrian Mizani | Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sejak terjadi pemadaman massal pada Jumat malam sekitar pukul 18.44 WIB, hingga kini listrik di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) masih padam.

Kondisi ini membuat warga Abdya memanfaatkan warung kopi sebagai tempat untuk nongkrong, charger handphone, dan wifi.

Pantauan Serambinews.com pada Sabtu (23/5/2026), semua warung kopi di Kecamatan Blangpidie dan Susoh dipenuhi warga.

"Dari semalam hp lobet, tidak bisa komunikasi. Alhamdulillah ada warung yang menyediakan genset, sehingga bisa charger handphone," kata Wahyu, salah seorang warga Blangpidie, kepada Serambinews.com, Sabtu (23/5/2026).

Ia menyebutkan, kondisi listrik padam ini sangat berdampak bagi masyarakat. Apalagi pemilik usaha.

"Dampaknya tentu banyak. Jangankan pemilik usaha, ibu-ibu rumah tangga pun sangat terasa dampaknya. Sebab, tidak bisa masak dan bahan di kulkas juga bisa membusuk," ucapnya.

Karena penuhnya warung kopi, kata Wahyu, charger handphone juga harus gantian, sebab stop kontak yang tersedia di warung terbatas, kecuali bawa sendiri.

"Di tengah kondisi ini kita memang harus banyak sabar. Namun demikian, kita berharap kondisi listrik cepat pulih, sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya," ucap Wahyu.

Ia juga memberikan support kepada petugas PLN yang sedang berjuang di lapangan.

"Semoga kondisi ini segera berakhir, dan petugas PLN yang sedang bekerja dilapangan diberikan kemudahan dan keselamatan dalam berkerja," pungkasnya. (*)

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Peureulak Barat Divonis 15 Tahun Penjara

Baca juga: 4,8 Juta Pelanggan Listrik di Sumatera Belum Nyala, PLN: Butuh 15-20 Jam untuk Start-up Pembangkit

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved