Kamis, 28 Mei 2026

Berita Pidie Jaya

Jelang Idul Adha, Pemkab Pidie Jaya Gelar Pangan Murah di Meureudu

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog menggelar gerakan pangan murah atau GPM di Kantor

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com
GELAR PASAR MURAH - Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, memperlihatkan beras yang dijual pada kegiatan pasar murah di depan Kantor Camat Meureudu, Senin (25/5/2026). Dua jenis barang dijual di pasar murah di Pidie Jaya. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah di Kantor Camat Meureudu jelang Idul Adha 1447 H.
  • Dalam pasar murah itu, beras SPHP 5 kilogram dijual Rp60 ribu per zak dan Minyakita Rp15.500 per liter untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok terjangkau.
  • Bupati Sibral Malasyi menyebut program tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat, menekan inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan Bulog menggelar gerakan pangan murah atau GPM di Kantor Camat Meureudu, Senin (25/5/2026). 

Pasar murah digelar pemerintah jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M. Dua jenis komoditi dijual pada pasar murah tersebut. 

Adalah beras SPHP 2 ton ukuran 5 Kg dijual Rp 60.000 per zak. Lalu, Minyakita 1.000 liter kemasan 2 liter dijual Rp 15.500 per liter. 

"Gerakan pangan murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah," kata Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi MA, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskam, Pemkab ingin memastikan masyarakat tetap mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. 

Program itu sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Baca juga: Hafidza Altafunnisa, Siswi SDIT An-Nur Pidie Jaya Tembus Hafalan 11 Juz Alquran

Dikatakan,  kegiatan tersebut memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah. Juga menjaga keseimbangan distribusi pangan di tengah dinamika pasar.

Selain itu, kata Sibral, pentingnya sinergi pemerintah dan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga hingga pasokan pangan demi kesejahteraan masyarakat.

Plt Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Nur, SP MSi, mengungkapkan, GPM diharapkan mampu membantu pengendalian inflasi, mendukung distribusi komoditas SPHP secara merata. 

Juga memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau di Kabupaten Pidie Jaya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved