Selasa, 26 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Gandeng UEA, Aceh Jajaki Kerjasama Energi hingga Wisata

“Pemerintah Aceh berharap kemitraan dengan UEA dapat membuka ruang investasi dan program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap...

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Foto/Humas Setda Aceh
BERTEMU DUBES - Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah,SE bersilaturahmi dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri di Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, Jakarta, Senin (25/5/2026). 

 


Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Aceh terus melirik Uni Emirat Arab (UEA) sebagai mitra strategis dalam berbagai kerjasama. Pada, Senin (25/5/2026), Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar UEA, Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama antara Pemerintah Aceh dengan UEA di sejumlah sektor, khususnya terkait lingkungan hidup dan energi. 

‎Dalam pertemuan itu, Wagub Aceh menyampaikan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Aceh, termasuk upaya menjaga kelestarian kawasan hutan dan ekosistem Gunung Leuser yang menjadi salah satu paru-paru dunia. 

‎Selain isu pelestarian lingkungan, pembahasan juga menyentuh peluang kerja sama di bidang energi serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

“Pemerintah Aceh berharap kemitraan dengan UEA dapat membuka ruang investasi dan program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wagub.

Fadhlullah juga menjajaki peluang kerja sama pengembangan sektor pariwisata, khususnya kawasan Sabang yang dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan. 

Pengembangan wisata bahari, ekowisata, hingga infrastruktur pendukung pariwisata menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan tersebut. 
‎”Aceh memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, energi terbarukan, hingga pariwisata yang dapat dikembangkan melalui sinergi dengan mitra internasional,” ujar Fadhlullah.

UEA memiliki rekam jejak investasi hingga kegiatan sosial di Aceh.

 Saat ini UEA berinvestasi hulu migas melalui Mubadala Energy, salah satu perusahaan milik Pemerintahan Abu Dhabi. 

Mubadala menjadi operator wilayah kerja migas lepas pantai di Aceh.
UEA menyatakan komitmen mendanai pembangunan Islamic Center di UIN Ar-Raniry. 

Lalu mereka melakukan aksi sosial lewat pembagian ribuan paket berbuka puasa, hingga meugang. Sebelumnya mereka juga sempat ingin mengembangkan pariwisata dan resort di Aceh Singkil.

“Pemerintah Aceh berharap kemitraan dengan UEA dapat membuka ruang investasi dan program-program pembangunan” Fadhlullah Wakil Gubernur Aceh. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved