Rabu, 27 Mei 2026

Bireuen

Semaraknya Pawai Takbiran, Kota Bireuen Padat, Simpang Empat Sempat Macet

Pawai takbiran Idul Adha 1447H/2026 M, Selasa (26/5/2026) malam menjadikan Kota Bireuen ramai dengan ribuan warga, para ASN maupun..

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Yusmandin Idris
PADAT - Kawasan Simpang Empat Bireuen, Selasa (26/5/2026) padat dengan peserta pawai takbiran. 

Ringkasan Berita:
  • Pawai takbiran Idul Adha 1447H/2026 M, Selasa (26/5/2026) malam menjadikan Kota Bireuen ramai dengan ribuan warga, para ASN maupun para mengikuti pawai takbiran
  • Kegiatan Pawai takbiran diawali sambutan Bupati Bireuen
  • Usai sambutan Bupati Bireuen dan seribuan peserta pawai berjalan kaki ke mobil yang sudah parkir di ruas jalan protokol Bireuen

 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN- Pawai takbiran Idul Adha 1447H/2026 M, Selasa (26/5/2026) malam menjadikan Kota Bireuen ramai dengan ribuan warga, para ASN maupun para mengikuti pawai takbiran. Pawai takbiran kali ini berbeda dengan sebelumnya, dimana kendaraan pawai takbiran parkir di ruas jalan protokol, pada kiri kanan jalan, bus sekolah maupun kendaraan lainnya, sebelumnya parkir di komplek Pendopo bupati Bireuen.

Kegiatan Pawai takbiran diawali sambutan Bupati Bireuen. Usai sambutan Bupati Bireuen dan seribuan peserta pawai berjalan kaki ke mobil yang sudah parkir di ruas jalan protokol Bireuen

Dua truk tronton berada di depan, satu tujuan ke timur sampai Gandapura dan satu ke barat sampai ke Samalanga. Kawasan Simpang empat Bireuen padat, kendaraan nyaris macet, sejumlah anggota Satlantas, Satpol PP maupun Dishub dan lainnya mengatur arus lalu lintas. 

Lampu warna warni berbagai jenis kendaraan menambah indahnya suasana Pawai takbiran. Sekitar pukul 21.00 WIB Bupati Bireuen H Mukhlis ST didampingi Ketua DPRK Bireuen, Kapolres Bireuen, Ketua TP PKK dan lainnya melepas Pawai takbiran tersebut.

Usai dilepas, berbagai jenis kendaraan bergerak ke timur maupun ke barat, ribuan warga ikut ambil bagian menyemarakkan Pawai takbiran tersebut. Kawasan Simpang empat dipadati ribuan warga maupun berbagai jenis kendaraan.

Bupati  Bireuen H Mukhlis ST dalam sambutan di halaman pendopo Bupati Bireuen antara lain mengatakan, mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Bireuen untuk mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid sebagai wujud kemenangan dan rasa syukur menyambut hari raya yang suci ini.

"Setiap tanggal 10 Zulhijah, umat Islam di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha yang ditandai dengan salat id dan penyembelihan hewan kurban. Hikmah yang dapat kita petik adalah kesungguhan dalam beribadah, saling berbagi, serta menumbuhkan sikap ikhlas dalam berkorban serta membantu sesama," ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan momentum Idul Adha untuk meningkatkan ibadah wajib dan memperbanyak amalan sunnah, dengan harapan seluruh masyarakat Bireuen mendapatkan limpahan rahmat dari Allah SWT.

Baca juga: 24 MIN di Bireuen Akan Sembelih 66 Lembu dan Empat Kambing Kurban

Selain itu, demi menjaga kekhusyukan ibadah dan keselamatan bersama, Bupati mengeluarkan larangan keras terkait petasan.

"Saya mengharapkan tidak ada yang menjual, membeli, maupun membakar kembang api, petasan, dan sejenisnya dari berbagai ukuran di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen," tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada seluruh masyarakat. "Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah, mohon maaf lahir dan batin."

Bupati Mukhlis menjelaskan bahwa keputusan memindahkan dan memperluas pusat kegiatan ke wilayah barat dan timur merupakan bagian dari komitmennya sejak awal memimpin daerah berjuluk Kota Juang ini.

"Kami ingin agenda pemerintahan tidak hanya monoton dan menumpuk di pusat ibu kota kabupaten semata, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah barat dan timur Bireuen," pungkas Bupati Mukhlis.

Pertemuan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan ormas kepemudaan dan lainmya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved