Selasa, 2 Juni 2026

Aceh Selatan

Penanganan Darurat, Bupati Mirwan Turunkan Alat Berat Normalisasi Irigasi Gunung Pudung

Alat berat telah diturunkan untuk melakukan pembersihan sedimen dan normalisasi saluran pada jaringan Irigasi Gunung Pudung

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
Alat berat saat melakukan pembersihan sedimen di irigasi Gunung Pudung Aceh Selatan, Sabtu (30/5/2026) SERAMBINEWS.COM/HO 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengambil langkah penanganan darurat dengan melakukan normalisasi saluran irigasi akibat pendangkalan dan sedimen guna menyelamatkan sekitar 1.700 hektare lahan persawahan petani di Kluet Raya. 

Upaya tersebut dilakukan sembari menunggu realisasi rehabilitasi permanen Irigasi Gunung Pudung oleh Pemerintah Aceh, mengingat infrastruktur irigasi tersebut merupakan kewenangan Dinas Pengairan Aceh.

Alat berat telah diturunkan untuk melakukan pembersihan sedimen dan normalisasi saluran pada jaringan Irigasi Gunung Pudung serta beberapa titik saluran irigasi yang melintasi wilayah Kluet Raya.

Informasi dihimpun sekitar 1.700 hektare lahan persawahan produktif terancam mengalami kekeringan apabila tidak segera dilakukan penanganan. 

Baca juga: Dinas Pengairan Aceh Siapkan DED Rehabilitasi Irigasi Gunung Pudung Tahun Ini

Kawasan Kluet Raya merupakan salah satu sentra produksi pertanian yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan Aceh Selatan.

Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tidak akan tinggal diam terhadap persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya para petani.

"Pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan. Ancaman kekeringan yang berpotensi mengganggu musim tanam tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. 

Karena itu, kami mengambil langkah cepat melalui normalisasi saluran irigasi agar pasokan air ke lahan pertanian dapat kembali berjalan optimal," ujar Bupati Mirwan MS, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Bupati, sektor pertanian merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Aceh Selatan yang harus dijaga keberlanjutannya. 

Oleh sebab itu, pemerintah daerah menempatkan upaya penyelamatan jaringan irigasi sebagai salah satu prioritas dalam menghadapi ancaman kekeringan yang saat ini terjadi.

"Kita ingin memastikan petani tetap dapat menanam dan berproduksi. 

Yang kita selamatkan bukan hanya lahan pertanian, tetapi juga penghidupan masyarakat serta ketahanan pangan daerah," tegasnya.

Selain sebagai langkah penanganan darurat, normalisasi saluran irigasi juga dilakukan untuk menjaga keberlangsungan musim tanam yang sedang berlangsung serta mengurangi risiko gagal panen yang dapat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved