Minggu, 31 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Dewan Dukung Upaya Mualem, Pengolahan Gas Blok Andaman di KEK Arun

Menurutnya, dengan potensi cadangan gas yang besar di Blok Andaman, Aceh memiliki peluang untuk kembali

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
Sekretaris komisi B DPRK Lhokseumawe, Hery Herman Saputra 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Komisi B DPRK Lhokseumawe mendukung penuh langkah Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam mengupayakan pengolahan gas dari Blok Andaman di kawasan KEK Arun Lhokseumawe.

"Ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebangkitan ekonomi Aceh yang berbasis pada sumber daya alam daerah sendiri," ujar Sekretaris komisi B DPRK Lhokseunawe, Hery Herman Saputra, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, dengan potensi cadangan gas yang besar di Blok Andaman, Aceh memiliki peluang untuk kembali menjadi salah satu pusat energi nasional, sebagaimana kejayaan industri gas Arun pada masa lalu.

Baca juga: DPKP Bireuen, PT Mahakarya Sosialisasi Rencana Ukur Kondisi Laut untuk Pengembangan Gas Blok Andaman

Diuraikan, pengolahan gas di KEK Arun Lhokseumawe dinilai strategis karena kawasan ini telah memiliki infrastruktur energi, pelabuhan, serta fasilitas industri yang mendukung pengembangan sektor migas dan petrokimia. 

Apalagi KEK Arun sendiri memang diproyeksikan sebagai kawasan industri energi, LNG Hub, dan pusat logistik yang mampu menarik investasi besar serta membuka puluhan ribu lapangan kerja bagi masyarakat Aceh. 

Jadi DPRK Lhokseumawe, khusus Komisi B beranggapan, penetapan Lhokseumawe sebagai lokasi pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) untuk gas Blok Andaman menjadi momentum penting bagi Aceh. 

Karena kehadiran fasilitas tersebut tidak hanya meningkatkan nilai tambah hasil migas, tetapi juga memperkuat posisi Aceh dalam rantai industri energi nasional. 

Selain itu, proyek ini berpotensi mendorong pertumbuhan UMKM, jasa pendukung industri, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal. 

"Sebagai masyarakat Aceh, sudah sepatutnya kita mendukung setiap upaya yang bertujuan agar kekayaan alam Aceh dapat diolah di tanah sendiri dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat," tegas Ketua PAN Lhokseumawe tersebut.

Dengan pengelolaan yang transparan, profesional, dan berpihak kepada kepentingan daerah, gas Blok Andaman dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Aceh, meningkatkan pendapatan daerah, serta menciptakan masa depan yang lebih sejahtera bagi generasi mendatang.

"Gas Aceh harus menjadi kekuatan untuk kemajuan Aceh. Pengolahan di KEK Arun Lhokseumawe bukan hanya tentang energi, tetapi tentang membuka lapangan kerja, menarik investasi, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Aceh secara berkelanjutan," pungkas Hery Herman Saputra.(*)

Baca juga: Untung dan Riska, Mahasiswa USK Aceh Juara di Ajang Nasional, Integrasikan AI dan Nilai-Nilai Islam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved