Berita Gayo Lues
Reruntuhan Longsor Tutupi Badan Jalan, Jalan Pining-Lokop Lumpuh Setahun
Jalan Pining-Lokop di Gayo Lues terputus lebih dari setahun akibat longsor dan amblasnya badan jalan, membuat akses warga benar-benar lumpuh.
Ringkasan Berita:
- Jalan Pining-Lokop di Kabupaten Gayo Lues terputus lebih dari setahun akibat longsor dan amblasnya badan jalan, membuat akses warga benar-benar lumpuh.
- Kondisi ini berdampak besar pada ekonomi, distribusi hasil pertanian, pendidikan, hingga layanan kesehatan, karena warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan mahal.
- Masyarakat mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar jalur vital penghubung Gayo Lues–Aceh Timur kembali normal.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Sutami | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Setelah lebih dari setahun terputus, kondisi Jalan Pining-Lokop kembali menjadi sorotan masyarakat Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues (Galus).
Jalan yang menghubungkan wilayah pedalaman Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Timur ini rusak parah akibat longsor dan amblasnya badan jalan di sejumlah titik.
Hingga kini, akses tersebut belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga mobilitas warga benar-benar lumpuh.
Dampaknya terasa luas, mulai dari aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Mahlul, salah seorang warga Pining menuturkan, bahwa masyarakat sudah sangat mendesak pemerintah untuk segera turun tangan.
Menurutnya, jalan ini adalah jalur vital yang selama ini menjadi penghubung utama masyarakat pedalaman dengan dunia luar.
Baca juga: Dinas PUPR Pidie Atasi Jalan Tertimbun Longsor Pasca-Banjir di Ranto Panyang, Tangse
“Sudah lebih dari setahun jalan ini terputus dan sampai sekarang belum bisa dilalui kendaraan,” kata warga.
“Kami sangat berharap pemerintah, baik pusat, Pemerintah Aceh maupun kabupaten, segera mengambil langkah nyata agar akses ini kembali terbuka,” ujarnya penuh harap.
Selama akses utama terputus, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dan membutuhkan biaya perjalanan lebih besar.
Kondisi ini tidak hanya membebani ekonomi masyarakat, tetapi juga menyulitkan mereka yang membutuhkan perjalanan cepat ke fasilitas pendidikan maupun layanan kesehatan.
Situasi semakin diperparah oleh kondisi geografis kawasan yang berbukit dan curah hujan tinggi.
Sehingga kerusakan jalan semakin parah dan sulit ditangani dengan solusi darurat.
Masyarakat berharap pemerintah tidak sekadar melakukan perbaikan sementara.
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Badai di Sejumlah Wilayah Aceh, Waspadai Banjir dan Longsor
Jalan Pining-Lokop
longsor
Jalan Tertimbun Longsor
badan jalan tertimbun longsor
Gayo Lues
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Besok, Ratusan Tenaga Honorer Pemkab Galus Terima SK PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| Jalan Atu Bale Galus Rusak Parah Pascabencana, Pengendara Dipaksa Hati-hati saat Melintas |
|
|---|
| Korban Harimau Sumatera di Gayo Lues Masih Dirawat di Kutacane, Warga Trauma, Kapolda Angkat Bicara |
|
|---|
| Warga Gayo Lues Diterkam Harimau Sumatera Saat Berkebun, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit |
|
|---|
| Irmawan Pembina Upacara di SMAN 1 Blangkejeren, Ini Motivasinya kepada Siswa di Sekolah Almamaternya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kondisi-Jalan-yang-menghubungkan-Kabupaten-Gayo-Lues-dengan-Kabupaten-Aceh-Timur.jpg)