Selasa, 2 Juni 2026

Berita Aceh Barat

Aliran Air Terjun Pungki Keruh, Diduga Akibat Aktivitas Tambang Ilegal

Sudah tiga tahun atau tiga kali Lebaran kondisi air terjun masih keruh. Kami menduga hal ini akibat aktivitas ilegal yang terjadi di kawasan Alue

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/HO
AIR TERJUN - Kondisi air di kawasan Air Terjun Pungki, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, tampak keruh diduga akibat aktivitas ilegal di kawasan Alue Bayam, Minggu (31/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Aliran air sungai di objek wisata Air Terjun Pungki, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, sudah lama keruh
  • Masyarakat setempat sangat kecewa karena berdampak langsung terhadap sektor pariwisata yang menjadi salah satu sumber penghasilan mereka
  • Sudah tiga tahun atau tiga kali Lebaran kondisi air terjun masih keruh. Kami menduga hal ini akibat aktivitas ilegal yang terjadi di kawasan Alue Bayam. Sampai sekarang belum ada penanganan

“Sudah tiga tahun atau tiga kali Lebaran kondisi air terjun masih keruh. Kami menduga hal ini akibat aktivitas ilegal yang terjadi di kawasan Alue Bayam.” Mujiburrahman, Keuchik Gampong Pungki 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Aliran air sungai di objek wisata Air Terjun Pungki, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, sudah lama keruh. Kondisi ini diduga akibat adanya aktivitas tambang ilegal di kawasan Alue Bayam.

Keuchik Gampong Pungki, Mujiburrahman, Senin (1/6/2026) mengaku, masyarakat setempat sangat kecewa karena berdampak langsung terhadap sektor pariwisata yang menjadi salah satu sumber penghasilan mereka.

“Sudah tiga tahun atau tiga kali Lebaran kondisi air terjun masih keruh. Kami menduga hal ini akibat aktivitas ilegal yang terjadi di kawasan Alue Bayam. Sampai sekarang belum ada penanganan,” kata Mujiburrahman.

Biasanya, jumlah pengunjung yang datang ke Air Terjun Pungki saat libur lebaran cukup ramai. Namun, karena kondisi airnya yang keruh membuat daya tarik wisata berkurang.

Karena itu, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat maupun Pemerintah Aceh segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan dan kawasan wisata.

“Kami meminta pemerintah membantu menumbuhkan ekonomi masyarakat dengan menjaga kelestarian destinasi wisata. Jangan biarkan ada pihak-pihak yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Mujiburrahman menegaskan, Air Terjun Pungki merupakan salah satu destinasi wisata alam yang banyak diminati pengunjung dari berbagai daerah. Oleh karena itu, kondisi kawasan tersebut harus mendapat perhatian serius agar tetap terjaga dan dapat terus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Warga berharap instansi terkait segera melakukan penertiban aktivitas ilegal yang diduga menjadi penyebab keruhnya aliran sungai menuju Air Terjun Pungki, sehingga objek wisata andalan di pedalaman Aceh Barat tersebut dapat kembali dinikmati pengunjung dengan kondisi yang bersih dan alami.(sb)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved