Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Selatan

Ade Naylan Hafizah 30 Juz Peraih Best Award SDGs Internasional Kini Lulus Pendidikan Dokter USK

Ade juga lulus jalur PTKIN di Psikologi UIN Jakarta, tapi ia lebih memilih kuliah di Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Amirullah
Serambinews.com/HO
Ade Naylan Sadida. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Ade Naylan Sadida, santriwati dari Dayah Darul Quran Aceh (DQA) yang terletak di Kecamatan Samahani Kabupaten Aceh Besar, menorehkan berbagai prestasi.

Ade Naylan merupakan anak kedua dari pasangan suami istri mantan Wakil Bupati Aceh Selatan, Dr H Daska Aziz, MA yang kini sebagai dosen di Kampus FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) dan Eva Murtisal, S.Pd.I.,M.Pd.

Putri asal Kabupaten Aceh Selatan ini mengharumkan nama daerah di kancah internasional. Ia peraih penghargaan Best Award Program pada ajang The 7th International Youth Exchange and Conference SDGs Kesehatan yang diikuti peserta dari berbagai negara tahun 2024.

Ade, begitu nama panggilannya, saat ini tercatat sebagai mahasiswi baru Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala (USK) setelah lolos melalui jalur Seleksi Talenta Jawara MTQ Aceh yang diumumkan pada Senin, 1 Juni 2026.

Ade juga lulus jalur PTKIN di Psikologi UIN Jakarta, tapi ia lebih memilih kuliah di Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Seleksi Talenta ini salah satu jalur masuk penerimaan bagi calon mahasiswa berprestasi di PTN bidang talenta seperti siswa teladan, Olimpiade dan lainnya.

Baca juga: Harga Minyakita di Aceh Singkil Rp 22 Ribu Per Liter 

Dalam forum internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara itu, Ade menyatukan gagasan terkait solusi kesehatan berbasis komunitas yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) tiga poin tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Gagasan yang dipresentasikan mendapat apresiasi dari dewan juri karena dinilai aplikatif, berbasis data, serta relevan dengan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Indonesia. Presentasi tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Singapura.

Ade juga dikenal sebagai penghafal 30 juz Al-Qur'an serta peraih berbagai penghargaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), prestasi juara umum ketika MIN dan siswa teladan di jenjang SMP. 

Di balik prestasi akademik dan prestasi internasionalnya, Ade juga dikenal sebagai penghafal 30 juz Al-Qur'an serta peraih berbagai penghargaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ).

“Menghafal Al-Qur'an mengajarkan saya disiplin, manajemen waktu, dan tanggung jawab. Satu ayat yang terlupa harus diulang berkali-kali. Mental itu yang saya pakai saat berkompetisi dan mewujudkan gagasan di forum internasional,” ujar Ade, Senin (1/6/2026).

Ia mengaku, memilih menempuh pendidikan kedokteran sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Baca juga: Komite SMA Negeri Modal Bangsa Apresiasi Capaian 93 Siswa Lulus PTN melalui Jalur UTBK

Katanya, Insya Allah ilmu yang dipelajari di FK USK nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat. Cita-cita ingin menjadi dokter yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga berempati dan berakhlak mulia.

Lebih lanjut ia menuturkan, prestasi yang diraihnya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh dan Indonesia untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan spiritual.

Sekadar informasi, USK merupakan Perguruan Tinggi Negeri terbesar di Aceh yang berkomitmen mengembangkan berbagai talenta untuk menghasilkan lulusan unggul dan berkarakter.

Melalui jalur Seleksi Talenta USK memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang hafalan Al-Qur'an, MTQ, olimpiade maupun pengabdian sosial.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved