Jumat, 5 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Dirut PT PEMA: Ekspor Gas dan Kopi Jadi Langkah Awal Perkuat Ekonomi Aceh

Dirut PEMA paparkan capaian strategis, mulai ekspor kopi Aceh ke AS, pengembangan fiber optik hingga persiapan ekspor ikan dari Lampulo.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Amirullah
SERAMBI/SYAMSUL AZMAN.
BERBINCANG - Dirut PT PEMA, Mawardi Nur berbincang denagn Pimpinan Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur saat melakukan kunjungan ke Kantor Serambi Indonesia, Jumat (5/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • PT Pembangunan Aceh (PEMA) melakukan kunjungan silaturahmi perdana ke Harian Serambi Indonesia.
  • Direktur Utama PEMA, Mawardi Nur, memaparkan berbagai capaian strategis perusahaan daerah tersebut.
  • PEMA berhasil mengekspor kopi Aceh ke Amerika Serikat untuk memperluas pasar petani lokal.
  • Perusahaan juga merambah sektor telekomunikasi melalui kerja sama pemasangan fiber optik dengan Telkom Akses
  • PEMA membangun fasilitas cold storage di Lampulo untuk mendukung hilirisasi dan ekspor sektor perikanan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, menyampaikan berbagai capaian dan program strategis perusahaan daerah tersebut saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Harian Serambi Indonesia, Jumat (5/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut ia didampingi oleh ⁠Naufal Natsir Mahmud, Direktur Pengembangan Bisnis, Reza Hendra Putra, Sekretaris Perusahaan, Almaiyani Yusna, Manajer Migas, Minerba, dan EBTKE, ⁠M Iqbal Faresi, Spv Migas dan EBTKE dan ⁠Cut Nanda Risma Putri, Humas.

Kedatangan rombongan PT PEMA tersebut disambut langsung oleh Pimpinan Redaksi, Zainal Arifin M Nur, Pimpinan Perusahaan, Mohd Din, Wakil Pimpinan Perusahaan, Firdaus D, News Manager, Bukhari M Ali, Manager Iklan Hari Teguh Patria, Asisten Manager Iklan, Kurniadi, Manager Prohaba, Jamaluddin dan Manager EO M Jakfar.

Menurut Mawardi, kunjungan tersebut merupakan yang pertama dilakukan pihaknya ke media di Aceh sejak dirinya memimpin perusahaan.

“Kami sangat berbahagia dan bersyukur hari ini bisa bersilaturahmi. Sebenarnya kunjungan ini cukup mendadak. Ini merupakan kunjungan perdana kami ke Serambi Indonesia dan media di Aceh. Keterbatasan waktu selama ini menjadi salah satu alasannya,” kata Mawardi.

Baca juga: Jangan Remehkan Mentimun, Sayuran Ini Ternyata Baik untuk Tulang, Kulit & Bantu Turunkan Berat Badan

Ia menegaskan, sebagai badan usaha milik daerah (BUMD), PEMA terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh melalui berbagai sektor usaha yang dijalankan.

“Dalam perusahaan tidak ada istilah enak atau tidak enak. Yang terpenting adalah bagaimana kita memberikan kontribusi bagi perusahaan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Saya selalu mengarahkan teman-teman untuk bekerja dengan ikhlas dan sesuai standar operasional prosedur (SOP), karena kita memiliki tujuan dan target yang harus dicapai,” ujarnya.

Mawardi menjelaskan, dalam setahun terakhir PEMA juga berhasil melakukan ekspor kopi Aceh ke Amerika Serikat. Langkah tersebut, menurut Mawardi, merupakan upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani kopi lokal.

“Alhamdulillah kami berhasil mengekspor kopi ke Amerika. Kami ingin BUMD memiliki daya saing dengan perusahaan swasta. Saat ini kami juga sedang mempersiapkan ekspor lanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ekspor kopi tidak hanya berorientasi pada perdagangan semata, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem kopi yang lebih kuat di Aceh, mulai dari koperasi, petani, hingga luas lahan perkebunan yang dikelola masyarakat.

“Kami ingin mengetahui berapa jumlah koperasi di Takengon, berapa luas kebun yang dikelola masyarakat, dan bagaimana membangun ekosistemnya. Alhamdulillah respons dari para pelaku usaha dan petani cukup antusias,” kata Mawardi.

Baca juga: Terkait Gas Andaman, Presiden Forum Komunikasi Mahasiswa Pasee : Jangan Biarkan Aceh Jadi Penonton 

Selain itu, PEMA juga mulai mengembangkan sektor telekomunikasi. Perusahaan tersebut dipercaya oleh Telkom Akses untuk melakukan pemasangan jaringan fiber optik.

“Kami mendapat kepercayaan dari Telkom Akses untuk pemasangan instalasi fiber optik. PEMA menjadi BUMD pertama yang mendapatkan kepercayaan tersebut,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved