Minggu, 7 Juni 2026

Jamkesnews

Faskes Aceh Kompak Berikan Donasi Bantu Peserta JKN Menunggak

“Rumah sakit dan klinik tidak hanya hadir sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membantu masyarakat

Tayang:
Editor: IKL
for serambinews
Faskes Aceh Kompak Berikan Donasi Bantu Peserta JKN Menunggak 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak delapan fasilitas kesehatan (faskes) di Provinsi Aceh menandatangani kerja sama Program Donasi/Crowdfunding bersama BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Banda Aceh, Jumat (5/6/2026), dan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, Ketua PERSI Wilayah Aceh Azharuddin, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh Mahyuddin, para direktur rumah sakit, pimpinan klinik, serta kepala bagian keuangan rumah sakit dan klinik.

Program Crowdfunding/Donasi merupakan program penggalangan dana yang melibatkan partisipasi masyarakat maupun badan hukum untuk membantu pembayaran iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri/Bukan Pekerja (BP) yang mengalami tunggakan iuran JKN

Program ini dijalankan melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Adapun delapan faskes yang berpartisipasi dalam program tersebut yakni RS Harapan Bunda, RSU Cempaka Lima, Klinik HB Sentra Medika, Klinik New Putroe Phang di Kota Banda Aceh, Klinik Latifah dan Klinik Utama Kasehat Walafiat di Aceh Besar, serta Klinik Utama Berkah Ibu dan Klinik Utama Nabila di Pidie Jaya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh fasilitas kesehatan yang telah menjadi pelopor dalam program donasi bagi peserta PBPU mandiri yang menunggak.

“Rumah sakit dan klinik tidak hanya hadir sebagai tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membantu masyarakat agar tetap memiliki akses terhadap jaminan kesehatan,” ujar Mahyuddin.

Ia menjelaskan, masih terdapat masyarakat yang kesulitan mempertahankan status kepesertaan JKN akibat keterbatasan ekonomi. 

Karena itu, program donasi dinilai menjadi solusi nyata untuk membantu peserta menunggak agar kembali memperoleh perlindungan kesehatan dan dapat mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus menyambut baik kontribusi fasilitas kesehatan dalam program tersebut. 

Menurutnya, inisiatif ini sangat penting karena membantu mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengajak rumah sakit, klinik, dan badan usaha lainnya di Aceh untuk ikut berpartisipasi melalui pemanfaatan dana CSR guna membantu peserta PBPU yang mengalami tunggakan iuran.

“Semoga langkah kecil yang kita mulai hari ini menjadi amal jariyah, memberikan manfaat luas bagi masyarakat, serta memperkuat sistem jaminan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Aceh,” kata Ferdiyus.

Direktur RSU Cempaka Lima Banda Aceh, Meri Lidiawati yang menjadi salah satu peserta program donasi menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. 

Menurutnya, program crowdfunding menjadi bentuk kepedulian fasilitas kesehatan kepada masyarakat dan diharapkan dapat terus berlanjut karena sangat membantu peserta yang membutuhkan.

Ia menegaskan, RSU Cempaka Lima berkomitmen untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi dalam Program Crowdfunding/Donasi BPJS Kesehatan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved