Minggu, 7 Juni 2026

Harga Emas di Aceh

Harga Emas di Abdya Kembali Anjlok Rp100 Ribu, Cek Pasaran Per 6 Juni 2026

Harga emas di Aceh Barat Daya kembali turun pada 6 Juni 2026, dengan emas murni merosot Rp100 ribu menjadi Rp8,1 juta per mayam.

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Masrian Mizani
HARGA EMAS TURUN - Harga emas di Abdya turun Rp100 ribu per mayam pada edisi, Sabtu (6/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Harga emas di Aceh Barat Daya kembali turun pada 6 Juni 2026, dengan emas murni merosot Rp100 ribu menjadi Rp8,1 juta per mayam.
  • Emas London ikut turun menjadi Rp7,9 juta per mayam, sedangkan emas Antam turun menjadi Rp2,75 juta per gram.
  • Pedagang menyebut pergerakan harga emas sulit diprediksi, meski daya beli masyarakat saat ini masih tergolong stabil.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Harga emas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali kembali anjlok.

Harga emas merosot setelah sempat bertahan hingga siang hari sekira pukul 12.00 WIB, Sabtu (6/6/2026).

Per Sabtu pukul 13.00 WIB, harga emas murni di Abdya turun sebesar Rp100 ribu per mayam (3,3 gram).

Sebelumnya, harga logam mulia tersebut dijual Rp8.200.000 per mayam, kemudian turun menjadi Rp8.100.000 per mayam.

"Hari ini harga emas murni turun menjadi Rp8.100.000 per mayam,” kata Miswar, salah seorang pedagang emas di Toko Emas Baru, Blangpidie. 

“Harga ini sudah termasuk ongkos buat," lanjut pedagang emas di Toko Emas Baru ini, Sabtu (6/6/2026).

Baca juga: Harga Emas di Aceh Bergerak Beragam, Banda Aceh dan Langsa Turun, Abdya hingga Lhokseumawe Stabil

Sementara untuk emas london, sebutnya, juga turun dari harga sebelumnya Rp8.000.000 per mayam, menjadi Rp7.900.000 per mayam. 

Harga ini juga sudah termasuk ongkos buat.

Sedangkan emas Antam, beber Miswar, juga turun dari harga Rp2.800.000 per gram, menjadi Rp2.750.000 per gram.

Menurut Miswar, naik dan turunnya harga emas ini tidak bisa diprediksi atau bisa berubah sewaktu-waktu.

“Untuk saat ini, daya belinya masih stabil," pungkas Miswar.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved