Selasa, 9 Juni 2026

Berita Nagan Raya

BNPB Tabur Garam di Langit Nagan untuk Picu Turun Hujan, Karhutla Sudah Capai 95 Ha

BNPB mengerahkan pesawat khusus untuk menabur garam di langit Nagan Raya guna memicu hujan membantu pemadaman karhutla.

Tayang:
Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Rizwan
PEMADAMAN KARHUTLA - Pemadaman kebakaran lahan di Kayeu Uno, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Minggu (7/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BNPB mengerahkan pesawat khusus untuk menabur garam di langit Nagan Raya guna memicu hujan membantu pemadaman karhutla. 
  • Hingga kini, kebakaran lahan gambut dan kebun sawit sudah meluas mencapai 95 hektare dan belum padam total. 
  • Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, serta Manggala Agni terus berupaya, berharap hujan lebat segera turun agar api bisa dipadamkan sepenuhnya.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilaporkan sudah beberapa hari terakhir mengerahkan sebuah pesawat khusus guna membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat.

Pesawat khusus ini membawa garam dan menaburkannya di udara sehingga bisa terjadi hujan guna membantu pemadaman karhutla di Nagan Raya.

Di Nagan Raya, dilaporkan kebakaran lahan sudah terjadi sejak Jumat pekan lalu, dan hingga Minggu kemarin, masih belum padam total atau sudah 10 hari.

Areal terbakar, baik kebun kelapa sawit maupun lahan kosong, sudah mencapai 95 hektare (ha) sebagaimana data dari BPBD Nagan Raya.

Berdasarkan data diperoleh Serambinews.com, Minggu (6/6/2026), operasi pemadaman masih dilakukan oleh BPBD dibantu TNI dan Polri serta Tim Manggala Agni dari Kemenhut.

Penyiraman dilakukan hanya dengan menggunakan 2 unit mesin pompa air dari BPBD.

Baca juga: 4 Kecamatan Terdampak Karhutla di Aceh Barat, Api Sudah Lahap 24,1 Ha Lahan

Sedangkan tim BPBA dari Banda Aceh hingga 10 hari kebakaran lahan, belum juga turun ke Nagan Raya.

Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi didampingi Tim Pusdalops BPBD, Agus Salim saat ditanyai Serambinews.com, Minggu kemarin, mengakui bahwa pemadaman masih dilakukan oleh tim gabungan.

"Masih ada titik api dan asap karena lahan terbakar gambut," ujarnya.

Dikatakan dia, selain pemadaman oleh tim, operasi penanggulangan karhutla ini juga dibantu BNPB.

Di mana lembaga pusat tersebut mengerahkan satu unit pesawat dengan menyiramkan garam di udara dengan harapan hujan bisa turun.

"Hujan lokal memang sudah turun, tapi sejauh ini belum lebat,” beber Irfanda. 

Baca juga: Pesawat Pemicu Hujan Buatan Dikerahkan, Langkah BNPB Atasi Kebakaran Lahan

“Di lokasi kebakaran juga ada turun tetapi masih hujan ringan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pemadaman karhutla diyakini bisa tuntas jika hujan turun dengan lebat dan merata.

“Kita berharap hujan bisa turun sehingga kebakaran tidak meluas,” tukasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved