Rabu, 6 Mei 2026

Harga BBM

Kabar Baik! Harga BBM di Aceh Turun per 1 September 2025, Pertamax hingga Dexlite Dijual Segini

Sedangkan Dexlite di Sabang turun menjadi Rp 12.700 dari sebelumnya Rp 12.960 per liter.

Tayang:
Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Amirullah
FREEPIK
Daftar harga BBM di Aceh hari ini Senin (1/9/2025). 

Kabar Baik! Harga BBM di Aceh Turun per 1 September 2025, Pertamax hingga Dexlite Dijual Segini

SERAMBINEWS.COM – PT Pertamina (Persero) resmi merilis daftar harga terbaru bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 September 2025 di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, sejumlah jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga, sementara untuk BBM subsidi tidak ada perubahan.

Di Aceh, harga Pertamax Turbo kini dibanderol Rp 13.400 per liter, turun Rp 100 dari sebelumnya Rp 13.500.

Kemudian, Pertamina Dex juga mengalami penurunan harga dari Rp 14.450 menjadi Rp 14.150 per liter, atau turun sebesar Rp 300.

Baca juga: Update Harga BBM Pertamina di Aceh 25 Agustus 2025, Pertalite dan Biosolar Tetap

 Sementara itu, harga Dexlite turun Rp 250, dari Rp 14.150 menjadi Rp 13.900 per liter.

Berbeda dengan tiga jenis BBM tersebut, harga Pertamax masih stabil di level Rp 12.500 per liter, sama seperti bulan Agustus 2025.

Untuk jenis BBM subsidi, harga masih dipertahankan sama dengan bulan sebelumnya.

Pertalite tetap berada di angka Rp 10.000 per liter, sedangkan Bio Solar dijual Rp 6.800 per liter.

Pertamina menegaskan harga subsidi ini berlaku secara nasional, termasuk di seluruh SPBU Aceh.

Sementara itu, di wilayah Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga BBM juga mengalami penyesuaian.

Baca juga: Libur Panjang, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG di Aceh

Pertamax di Sabang kini dijual dengan harga Rp 11.500 per liter, lebih rendah dibandingkan harga umum di Aceh.

Sedangkan Dexlite di Sabang turun menjadi Rp 12.700 dari sebelumnya Rp 12.960 per liter.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini dilakukan Pertamina dengan mempertimbangkan tren harga minyak mentah dunia serta kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

 Fluktuasi harga minyak global yang cenderung menurun dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu faktor utama turunnya harga BBM nonsubsidi pada periode September 2025.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved