Minggu, 12 April 2026

Sosok

Juliana Agani, Guru MTs Darul Ulum Raih Gelar Doktor di UIN Ar-Raniry 

Di depan penguji, sosok guru berprestasi ini memaparkan hasil penelitiannya berjudul

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Juliana Agani SPdI MPd berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang doktoral yang berlangsung di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis siang, (4/9/2025). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Juliana Agani SPdI MPd berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang doktoral yang berlangsung di Gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis siang, (4/9/2025).

Di depan penguji, sosok guru berprestasi ini memaparkan hasil penelitiannya berjudul “Perkembangan Sistem Pendidikan Dayah Darul Ulum YPUI Banda Aceh (perspektif analisis historis).” 

Juliana merupakan perempuan kelahiran Kota Bakti, Kabupaten Pidie, pada 14 Februari 1983. Ia adalah putri pasangan Abdul Gani Gade dan Zulhijjah Hasan.

Kini Juliana mengajar di MTs Darul Ulum YPUI Banda Aceh yang sudah ditekuni sejak 2018. Karier Juliana di dunia pendidikan dimulai dari 2004 sebagai guru honorer. 

Tiga tahun kemudian, ia resmi diangkat menjadi PNS di MIN Kota Bakti. Pengabdiannya berlanjut di MTsN 6 Kota Bakti (2013–2018) dan sekarang mengajar di MTs Darul Ulum YPUI Banda Aceh.

Di sekolah, Juliana dikenal sebagai guru Pendidikan Agama Islam yang disiplin, dan berdedikasi. Perannya tak hanya di ruang kelas, tapi juga di luar ruang sekolah.

Ia aktif dalam organisasi profesi, seperti Ketua MGMP MTs Darul Ulum dan anggota PGRI. Lebih dari itu, Juliana juga seorang qari’ah dan hafizah.

Di luar itu, ia juga memegang berbagai amanah di sekolah, mulai dari Staf Kurikulum, Wakil Kepala Bidang Humas, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Pembina Pramuka, hingga pelatih grup paduan suara setiap HUT RI. 

“Mengajar bagi saya bukan sekadar pekerjaan. Ini jalan ibadah, pengabdian, sekaligus warisan untuk generasi mendatang,” ujarnya usai sidang terbuka.

Sebagai akademisi, Juliana aktif menulis karya ilmiah. Beberapa karyanya telah terbit di jurnal nasional, di antaranya: “Manajemen Penilaian Kinerja Guru MTs Darul Ulum YPUI Banda Aceh” (Jurnal Al-Islah)" dan “Learning Theories and Individual Differences dalam Pembelajaran Pendidikan Agama” (Jurnal Mudarrisuna)."

Tulisan-tulisannya menjadi bukti bahwa dedikasi Juliana bukan hanya dalam praktik mengajar, tetapi juga dalam sumbangsih pemikiran untuk pengembangan ilmu pendidikan Islam.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kita ingin generasi Aceh tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, berdaya saing, dan siap menghadapi dunia yang terus berubah,” tegasnya.

Di tengah kesibukannya, Juliana tetap berperan penuh sebagai istri dan ibu. Alumnus STIT Al-Hilal Sigli ini mendampingi suaminya, Surjadi MJ, serta membesarkan putra mereka, Muhammad Fayatul Aqill. 

“Disiplin membagi waktu adalah kunci. Saya belajar bagaimana tetap mengurus keluarga, menyelesaikan tanggung jawab di sekolah, dan fokus pada studi. Semua itu bisa dijalani jika kita ikhlas dan tekun,” ungkapnya.

Juliana juga mengaku bahwa dalam perjalanan kariernya, ia mendapat dukungan dari seorang sahabat yaitu Dr Suryati SPd MPd yang berasal dari Aceh Singkil. Suryati yang meraih gelar doktor di usia 24 tahun telah menjadi inspirasi bagi Juliana.

“Kami saling menguatkan sejak awal daftar hingga akhirnya sama-sama menuntaskan studi. Alhamdulillah, Allah mudahkan semua langkah kami,” kata Juliana haru.(*)


Juliana Agani

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved