Berita Banda Aceh
Peringati Hari Lahir Nabi Muhammad, 400 Santri Gelar Pawai Maulid di MRB
Gema shalawat badar dan shalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad Saw mengiringi langkah para santri tersebut.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Subur Dani
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 400-san santri yang tergabung dari sejumlah dayah dan pesantren di Banda Aceh dan Aceh Besar melakukan pawai maulid dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw ke-1.500 tahun, Jumat (5/9/2025).
Baca juga: 50 Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025: Penuh Makna, Menyentuh, dan Cocok Untuk Caption Medsos
Pawai maulid itu digelar oleh Pengurus Pusat Dawate Islam Indonesia. Tgk Haikal salah seorang panitia pada pagelaran pawai tersebut mengatakan, para santri mulai melakukan pawai dengan rute Masjid Raya Baiturrahman-Bundaran Simpang Lima-Simpang Kodim dan kembali finish di depan MRB.
Gema shalawat badar dan shalawat kepada baginda Rasulullah Muhammad Saw mengiringi langkah para santri tersebut.
Baca juga: Suryati, Anak Pinggir Sungai Singkil Raih Gelar Doktor UIN Ar-Raniry Banda Aceh
“Sekitar 400 santri ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka tergabung dalam sejumlah pesantren dan dayah di Aceh,” kata Tgk Haikal kepada Serambi.
Dikatakan, pawai tersebut sendiri dilakukan dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mensyiarkan pawai maulid.
Baca juga: Hari Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Cek Update Harga Emas Antam 5 September 2025: Naik atau Turun?
Dimana ia melihat, umat Islam sering merayakan pawai seperti pada bulan Muharram atau saat hari raya. Akan tetapi pada hari kelahiran Nabi Muhammad Saw, jarang dilaksanakan pawai.
Baca juga: Ini Prakiraan Cuaca Sebagian Aceh Besok Hingga Senin, 8 September 2025
“Kita belum pernah melakukan pawai di maulid. Ini tujuan kita. Kita ingin membesarkannya,” ujarnya.
Baca juga: VIDEO - Hotman Paris Bongkar Kejanggalan! Klaim Jaksa Tak Punya Bukti Tersangkakan Nadiem Makarim
Menurutnya, pawai maulid lah yang harus lebih meriah dilaksanakan ketimbang pawai peringatan lainnya.
“Artinya jangan hanya kita membesarkan untuk hari idul adha atau idul fitri. Tapi kita bisa membesarkan hari kelahiran baginda, dengan pawai maulid dan pawai shalawat ke baginda Rasulullah Saw,” pungkasnya.(*)
Baca juga: 612 Balita di Aceh Besar Terkena Campak, Target Imunisasi Baru 25 Persen
| Tegas ! PAN Aceh takkan Tolerir Dugaan Kasus Asusila Oknum Anggota DPRK Aceh Singkil |
|
|---|
| Anggota DPRK Singkil Diduga Tersandung Asusila, PAN Aceh Tegaskan Tak Ada Toleransi |
|
|---|
| Komisi III DPR RI Evaluasi KUHP-KUHAP di Aceh, Kapolda Ungkap Sejumlah Tantangan Pelaksanaan |
|
|---|
| Baru Dua Bulan Dilantik, Mualem Bebastugaskan Reza Saputra dan T Aznal dari Jabatan |
|
|---|
| Mualem Kembali Lantik Tiga Kepala SKPA, Ini Daftarnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PAWAI-MAULID-05092025.jpg)