Kamis, 14 Mei 2026

Berita Banda Aceh

USK–USM Wujudkan Pendidikan dan Penelitian Global Lewat Summer Course 2026

Kegiatan internasional ini mengangkat tema pemanfaatan metode geofisika untuk mikrozonasi kerentanan seismik dalam mendukung pemerataan pembangunan

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA - Peserta Summer Course 2026 dari Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universiti Sains Malaysia (USM) berfoto bersama di depan TDMRC Banda Aceh. Kegiatan internasional ini mengangkat tema pemanfaatan metode geofisika untuk mikrozonasi kerentanan seismik dalam mendukung pembangunan infrastruktur tahan gempa. 

Ringkasan Berita:
  • Program Studi Teknik Geofisika USK bekerja sama dengan Universiti Sains Malaysia menggelar Near Surface Exploration on Summer Course 2026 pada 4–17 Mei 2026.
  • Kegiatan internasional ini membahas pemanfaatan metode geofisika untuk mikrozonasi kerentanan seismik guna mendukung pembangunan infrastruktur tahan gempa.
  • Program meliputi kuliah, seminar internasional, ekskursi geologi, akuisisi data lapangan, hingga pengolahan data serta diharapkan memperkuat kolaborasi akademik dan mitigasi bencana.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Program Studi Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) di bawah koordinasi Ir. Zul Fadhli, S.Si, M.Sc, IPM bekerja sama dengan Universiti Sains Malaysia (USM) menyelenggarakan Near Surface Exploration on Summer Course 2026 pada 4–17 Mei 2026. 

Kegiatan internasional ini mengangkat tema pemanfaatan metode geofisika untuk mikrozonasi kerentanan seismik dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur tahan gempa.  

Program berlangsung secara luring dan daring dengan melibatkan mahasiswa serta dosen dari kedua institusi.

Dari USM hadir 15 mahasiswa, 2 narasumber, dan 1 laboran, sementara dari USK turut serta 15 mahasiswa bersama seluruh dosen, laboran, dan tenaga kependidikan.  

Rangkaian kegiatan dimulai pada 5 Mei 2026 dengan pembukaan di Balee Keurukon, Fakultas Teknik USK.

Empat narasumber, yaitu Assoc. Prof. Nordiana Binti Mohd. Muztaza, Dr. Nur Azwin Binti Ismail, Prof. Dr. Nazli S.Si., M.Si., dan Rifa Salma Salsabila, M.T., memberikan pembekalan materi. 

Baca juga: Lantik Empat Wakil Rektor USK di Usia Muda, Ini Pesan Prof Mirza

Pada sore harinya peserta melakukan demonstrasi alat geofisika di Laboratorium Near Surface Geophysics serta kunjungan ke Laboratorium Geohazard TDMRC USK yang dipandu oleh Prof. Dr. Muksin, S.Si., M.Si., M.Phil.  

Kegiatan berlanjut dengan ekskursi geologi di Krueng Raya pada 6 Mei yang dipandu oleh Sangga Rima Roman Selia, S.T., M.T., serta akuisisi data geofisika bersama dosen USM dan USK.

Pada 7 Mei, akuisisi data dilanjutkan di Barbate, Blang Bintang. 

Sesi pengolahan data kemudian dilakukan pada 8 Mei di Balee Mu’asyaraf, Fakultas Teknik USK, dengan bimbingan dosen dari kedua universitas sesuai bidang keahlian masing-masing.  

Sebagai bagian dari program, seminar internasional digelar pada 9 Mei dengan menghadirkan narasumber dari USM, USK, serta Dinas PUPR Aceh melalui Ir. Mulyadi Abdullah, S.T., M.T.

Seminar ini menjadi wadah pertukaran ilmu dan pengalaman antara akademisi mancanegara dan praktisi, sekaligus menutup rangkaian kegiatan summer course secara luring.  

Baca juga: VIDEO - Resmi! Empat Wakil Rektor USK Banda Aceh Dilantik Prof Mirza

Selain kegiatan akademik, peserta dari USM juga diajak mengenal budaya Aceh melalui kunjungan ke Museum Tsunami, Gunongan, serta pusat UMKM binaan USK.

Setelah itu, para peserta melanjutkan proses pengolahan data di kampus masing-masing untuk kemudian disusun dalam bentuk laporan dan presentasi.  

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kerja sama internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan kompetensi mahasiswa di bidang geofisika.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved