Berita Aceh Besar
Satbrimob Disposal Bom Militer, Ditemukan di Kebun Warga Lhoong Aceh Besar
“Jangan sekali-kali menyentuh, memindahkan, atau mencoba membongkar benda mencurigakan tersebut.” ZUHDI BATUBARA
“Jangan sekali-kali menyentuh, memindahkan, atau mencoba membongkar benda mencurigakan tersebut.” ZUHDI BATUBARA, Dansat Brimob Polda Aceh
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Satuan Brimob Polda Aceh melalui Detasemen Gegana melaksanakan kegiatan pendisposalan Unexploded Object (UXO) berupa bom militer proyektil jenis Tank Shell kaliber 120mm. Bom tersebut ditemukan warga di Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, Senin (8/9/2025).
Kegiatan ini langsung dipantau Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol Zuhdi Batubara SIK MHan yang disampaikan melalui Komandan Detasemen Gegana, Kompol Akmal SE MM.
Bom tersebut pertama kali ditemukan seorang petani bernama M Yusuf (46), saat membersihkan kebun durian. Menyadari benda mencurigakan tersebut menyerupai mortir, ia segera melapor ke Polsek Lhoong. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan benda tersebut adalah bom jenis mortir peninggalan masa konflik dan diduga juga peninggalan kolonial Belanda.
Unit Jibom Subden Gegana Brimob Polda Aceh yang dipimpin Ipda Joko Harsono bersama tiga personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi, hingga disposal pada jarak aman sekitar 800 meter dari permukiman warga.
Proses disposal dilakukan sesuai SOP dengan melibatkan perlengkapan standar penjinakan bom, serta berkoordinasi dengan Polres Aceh Besar, Polsek Lhoong, Koramil, tenaga medis puskesmas, dan perangkat desa setempat.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara SIK MHan. mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh. Tetap waspada apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bom, mortir, atau sisa-sisa bahan peledak peninggalan perang/konflik.
“Jangan sekali-kali menyentuh, memindahkan, atau mencoba membongkar benda mencurigakan tersebut. Segera laporkan kepada aparat desa, Polsek terdekat, atau langsung menghubungi pihak kepolisian/Brimob untuk ditangani sesuai prosedur,” ujarnya.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Mari kita sama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor bila menemukan benda berbahaya,” tegas Zuhdi.
Kapolres Aceh Besar AKBP Sujoko melalui Kabag Ops, Kompol Zaflaini SH, menambahkan, bom militer yang ditemukan itu tipe OF27 buatan Rusia.
“Pendisposalan terhadap barang bukti bom jenis mortir tersebut berhasil dihancurkan. Serpihan mortir tersebut diamankan ke Polsek Lhoong Polres Aceh Besar,” kata Zaflaini saat dikonfirmasi, Selasa (9/9/2025).
Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025 pihaknya bersama Tim Jibom Polda Aceh sudah melakukan empat kali disposal mortir peninggalan Belanda. “Masyarakat apabila menemukan benda yang menyerupai bahan peledak/bom agar tidak diutak-atik. Namun segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak yang berwajib,” pungkasnya.(iw)
| Hari Bumi Ternoda, Tambang Ilegal Gerus Cagar Alam Jantho |
|
|---|
| Lagi Satpol PP dan WH Aceh Besar Tertibkan Puluhan Lapak PKL di Baitussalam |
|
|---|
| Baitul Mal Aceh Besar Buka Pendaftaran Bantuan Usaha Individu Tahun 2026, Dibuka Mulai 22-29 April |
|
|---|
| Pelayanan RSUD Kembali Normal Pasca-Aksi Mogok Tenaga Medis Aceh Besar |
|
|---|
| Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Montasik, BPBD Aceh Besar Lakukan Pendataan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Polda-Aceh-melakukan-disposa-bom-jenis-mortir-di-kawasan-Pegunungan-Lamsujen.jpg)