Minggu, 3 Mei 2026

Harga Emas

Harga Emas Di Aceh Jaya Makin Lambung, Penjuang Mahar Tambah Bingung

Namun, di sisi lain, warga yang ingin membeli emas baik untuk investasi maupun yang lain seperti mahar pernikahan mengaku semakin terbebani.

Tayang:
Penulis: Riski Bintang | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RISKI BINTANG
EMAS - Sebuah toko emas di kabupaten Aceh Jaya memajang daganganya dilemari estalase. 

Namun, di sisi lain, warga yang ingin membeli emas baik untuk investasi maupun yang lain seperti mahar pernikahan mengaku semakin terbebani.

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Harga emas di Kabupaten Aceh Jaya kembali mengalami kenaikan yang signifikan.

Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas di Calang, harga logam mulia kini menembus Rp 6.250.000 per mayam (3,3 gram-red).

Setiap harinya harga emas mengalami kenaikan dengan kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per mayam.

Seorang pedagang emas di Calang, Husaini, menyebutkan bahwa harga emas murni atau kadar 99 persen saat ini mencapai Rp 6.250.000 per mayam. 

Sementara emas London dijual Rp 6.150.000 per mayam, dan emas 24 karat dipatok Rp 5.200.000 juta per mayam.

“Pergerakan harga emas ini tidak bisa diprediksi. Bisa naik, bisa juga turun, tergantung situasi global. Tapi tren saat ini cenderung naik, karena mengikuti harga internasional dan nilai mata uang dunia,” jelas Husaini, Jumat (12/9/2025).

Kenaikan harga emas di Aceh Jaya tidak terlepas dari kondisi ekonomi global yang bergejolak.

Fluktuasi dolar Amerika dan ketidakpastian pasar dunia disebut menjadi pemicu utama lonjakan harga.

Kenaikan harga emas membawa dampak ganda bagi masyarakat Aceh Jaya.

Di satu sisi, pemilik emas merasa diuntungkan karena nilai simpanan mereka meningkat.

Namun, di sisi lain, warga yang ingin membeli emas baik untuk investasi maupun yang lain seperti mahar pernikahan mengaku semakin terbebani.

Baca juga: Update Harga Emas Antam di Banda Aceh Edisi 12 September 2025, Segini per Gramnya

Meski harga emas terus naik, Hussaini memperkirakan daya beli masyarakat masih akan bertahan. 

Hal ini karena emas sudah menjadi bagian dari budaya sekaligus pilihan utama investasi jangka panjang masyarakat di daerah tersebut.

“Apapun kondisinya, emas tetap dicari. Tapi kalau harganya terus naik, pembelian emas dalam jumlah besar bisa berkurang,” tambah Husaini.

Hingga kini, masyarakat Aceh Jaya masih menaruh harapan agar harga emas dapat kembali stabil, sehingga akses terhadap logam mulia ini tetap terjangkau bagi semua kalangan.(*)

Baca juga: The Fed Siap Pangkas Suku Bunga, Harga Emas Dunia Melejit Pecah Rekor

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved