Jumat, 17 April 2026

Cahaya Aceh

Mengantar Senja Terbenam di Pantai Pulau Kapuk

Pantai dengan pasir yang mulus ini berada di antara dua pantai yang sudah cukup populer, yaitu Pantai Lampuuk dan Pantai Lhok Nga. 

|
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/HO
Suasana sunset di Pantai Pulau Kapuk di Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhok Nga, Aceh Besar. Lokasi ini berjarak hanya sekitar 15 km atau 30 menit dari Kota Banda Aceh.  

 

Pantai dengan pasir yang mulus ini berada di antara dua pantai yang sudah cukup populer, yaitu Pantai Lampuuk dan Pantai Lhok Nga. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  - Alunan ombak kecil menimbulkan gemericik seperti suara nyanyian alam.

Langit memerah di atas hamparan Samudera Hindia. Kapal-kapal nelayan pulang dari petualangannya di Teluk Benggala.

Muda-mudi berlarian di sepanjang garis pantai sambil sesekali berswafoto dengan latar belakang senja yang kian menggelap. 

Aroma rempah dari makanan-makanan khas Aceh bercampur dengan bau asin lautan. 

Itulah sekilas suasana senja di Pantai Pulau Kapuk. Rayuan senjanya membuat semua orang terpesona dan larut dalam suasana syahdu.

Pantai Pulau Kapuk berada di Gampong Mon Ikeun, Kecamatan Lhok Nga, Aceh Besar. Lokasi ini berjarak hanya sekitar 15 km atau 30 menit dari Kota Banda Aceh. 

Pantai dengan pasir yang mulus ini berada di antara dua pantai yang sudah cukup populer, yaitu Pantai Lampuuk dan Pantai Lhok Nga. 

Pantai Pulau Kapuk menjadi salah satu spot berburu senja bagi pengunjung maupun warga Banda Aceh dan sekitarnya.

Saban sore, pemandangan langit yang memerah dengan hamparan laut luas serta riuh orang-orang bercengkerama di tepi pantai menjadi pemandangan rutin di sini. 

Tak heran jika pantai ini menjadi salah satu andalan wisata Aceh.

Para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, tak mau melewatkan kesempatan mengunjungi pantai ini jika sedang berada di Aceh.

Pulau Kapuk adalah komposisi lengkap ciptaan Sang Pencipta. Pantai yang mulus bersisian dengan muara sungai berair hijau tosca. 

Pohon-pohon cemara, atau yang oleh orang Aceh disebut pohon aron, tumbuh menjulang tinggi dan membuat suasana pantai kian rindang.

Cafe-cafe estetik dengan aroma pekat kopi Arabica berdiri kokoh di sepanjang pantai.

Menu mie Aceh dengan kekayaan bumbu rempahnya menjadi favorit.

Tak hanya itu, beragam seafood dan hidangan western juga menjadi andalan cafe-cafe di sepanjang pantai demi memanjakan pengunjung dari berbagai latar belakang. 

Beberapa cafe terkenal di sini antara lain Holiday, Dream Beach, Senja Beach, Moon Beach, hingga Maha Corner.

Semuanya memiliki tema dan kekhasan masing-masing.

Untuk masuk ke pantai ini, pengunjung cukup membayar Rp 3.000 per orang.

Tentu biaya yang sangat murah dibandingkan dengan suguhan pantai yang indah dan senja yang menawan.

Elisa, seorang warga Banda Aceh, mengaku Pantai Pulau Kapuk menjadi favoritnya saat akhir pekan bersama keluarga.

Katanya, Pantai ini memiliki pasir yang mulus, cocok untuk bermain, sekaligus menyuguhkan senja yang sangat indah. 

Lagi pula, cafe-cafe bergaya keren berdiri di sepanjang pantai sehingga mereka bisa memilih sesuka hati ingin menikmati suasana di cafe mana saja.

“Pokoknya, Pantai Pulau Kapuk adalah yang paling keren di sini,”ujar Elisa.(*)

Baca juga: Tim RUMAN Aceh Berbuka Puasa di Pantai Pulau Kapuk

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved