Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Komunitas Peduli Etnik Aceh Hadiri MIHAS 2025 di Malaysia

Kehadiran KPEA di MIHAS tidak hanya memberi wawasan baru, tetapi juga membuka peluang besar.

Tayang:
Penulis: Misran Asri | Editor: IKL
(Dok KPEA)
BERFOTO BERSAMA - Delegasi Komunitas Peduli Etnik Aceh (KPEA) berfoto bersama dengan Mr Chong Yun Jang, Deputy Director ASEAN & Oceania Section, Export Promotion & Market Access Division MATRADE saat menghadiri Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2025 yang dilaksanakan MATRADE mulai 17-20 September 2025. 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Komunitas Peduli Etnik Aceh (KPEA) mendapat undangan dari An Agency Under The Ministry of Rural and Regional Development of Malaysia untuk menghadiri Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2025.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 17 sampai 20 September 2025 itu diselenggarakan oleh Malaysia External Trade Development Corporation (MATRADE).

Rombongan KPEA  yang dipimpin Ketua Nelisma, didampingi Wakil Ketua, Cut Soraya, Sekretaris Della Saffrinas, Bendahara Yusnimar.

Lalu, Bidang Event dan Promosi Sri Wahyuna, serta Bidang Kerja sama Cut Nurul Hayati.

Disambut  oleh Mr Chong Yun Jang, Deputy Director ASEAN & Oceania Section, Export Promotion & Market Access Division MATRADE.

MIHAS dikenal sebagai ajang pameran halal terbesar di dunia, yang menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan produk serta layanan halal, memperluas jaringan bisnis lintas negara, sekaligus mendorong kolaborasi global.

Fokus utama MIHAS adalah memperkuat ekosistem halal melalui inovasi, keberlanjutan, dan integritas rantai nilai, serta menyediakan ruang bagi para pelaku usaha untuk membangun kemitraan baru dan memperluas pasar.

Baca juga: Komunitas Aceh di Malaysia Gelar Doa Bersama

Baca juga: Keseruan Silaturrahmi Komunitas Aceh di Britania Raya, Santap Makanan Khas Aceh Hingga City Tour

Tahun ini, MIHAS menghadirkan 2.028 stan dari 66 negara yang terbagi dalam 14 klaster, serta berhasil menarik lebih dari 43.000 pengunjung, pembeli, dan penjual dari 90 negara.

Kehadiran KPEA di MIHAS tidak hanya memberi wawasan baru, tetapi juga membuka peluang besar.  

Mulai dari kemungkinan partisipasi dalam pameran internasional berikutnya, hingga membangun jejaring untuk memperkenalkan potensi Aceh sebagai bagian penting dalam rantai nilai halal global.

Ini pengalaman pertama yang sangat berharga. KPEA bisa belajar langsung bagaimana dunia mengelola industri halal. Sekaligus melihat peluang agar Aceh tidak hanya sebagai penonton, tapi juga pemain.

Perjalanan ini menjadi langkah awal. Sebuah ikhtiar untuk memperluas jejaring, memperkaya wawasan, dan mengukuhkan peran Aceh dalam percaturan industri halal international.(mir)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved