Berita Banda Aceh
Ketua MPU Aceh Desak Pertamina Segera Atasi Antrean BBM di Sejumlah SPBU
Abu Sibreh juga meminta Pertamina memastikan ketersediaan BBM, khususnya jenis Pertalite dan solar, agar masyarakat tidak terus dirugikan.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Ketua MPU Aceh Desak Pertamina Segera Atasi Antrean BBM di Sejumlah SPBU
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir dilanda antrean panjang kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama jenis solar dan Pertalite, membuat ratusan pengendara terpaksa menunggu berjam-jam untuk mengisi bahan bakar.
Di Ibukota Banda Aceh dan Aceh Besar, misalnya, memperlihatkan antrean bus, truk maupun kendaraan pribadi mengular hingga ke luar area SPBU.
Situasi serupa terlihat di jalur lintas nasional Banda Aceh–Medan. Di beberapa titik, antrean kendaraan bahkan meluber hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Baca juga: Solar & Pertalite Kosong di SPBU Paya Udang Nagan Raya, Antrian Mengular
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Abu Sibreh, mendesak pemerintah dan Pertamina segera mencari tahu penyebab antrean panjang pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di berbagai SPBU di Aceh.
Abu Sibreh juga meminta Pertamina memastikan ketersediaan BBM, khususnya jenis Pertalite dan solar, agar masyarakat tidak terus dirugikan.
Menurutnya, kelancaran pasokan BBM sangat menentukan denyut perekonomian masyarakat, terutama bagi sopir truk dan moda transportasi umum yang menggantungkan aktivitas pada bahan bakar.
“Pemerintah Aceh perlu mendorong Pertamina wilayah Aceh untuk memasok minyak, terutama solar. Minyak mobil adalah jantung dalam penguatan ekonomi masyarakat. Ekonomi masyarakat sangat tergantung pada lancarnya suplai bahan bakar,” kata Tgk Faisal Ali, Rabu (24/9/2025).
Menurut Ketua MPU, antrean panjang dan kelangkaan BBM sudah terjadi di hampir semua SPBU di Aceh.
Kondisi ini dinilai sangat merugikan, terutama bagi sopir truk dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada transportasi.
“Pertamina tidak boleh tutup mata terhadap masalah bahan bakar di Aceh. Sayang sekali sopir truk yang mencari uang sedikit, tapi harus berjam-jam antre bahkan kadang tidak mendapatkan bahan bakar,” ujarnya.
Baca juga: Polisi Bongkar Peredaran Pil Ekstasi di Aceh, Ringkus 2 Pelaku Saat Transaksi di SPBU Geudong
Abu Sibreh menegaskan, keterlambatan atau terhentinya distribusi BBM akan berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, ia meminta semua pihak, terutama Pertamina, segera mencari solusi agar masalah kelangkaan BBM di Aceh tidak berlarut-larut.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca dan Ikuti Berita Serambinews.com di GOOGLE NEWS
Bergabunglah Bersama Kami di Saluran WhatsApp SERAMBINEWS.COM
| Mualem Gembira Inflasi di Aceh Turun Tajam: Jaga Stabilitas & Daya Beli Masyarakat Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Pertama di Aceh, Prodi Sarjana Ilmu Gizi UUI Raih Akreditasi Unggul |
|
|---|
| Beredar Flyer di Medsos Terkait Layanan Pengaduan Pergub JKA, Nurlis: Itu Hoaks |
|
|---|
| Membanggakan! Model Cilik Aceh Sumayyah Sabet Juara 3 Junior Idol World di Thailand |
|
|---|
| Universitas Kebangsaan Malaysia Gelar PKM Internasional di Dayah Darul Hikmah Kajhu Aceh Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/MPU-Aceh-Siap-Membantu-Dapur-MBG-di-Seluruh-Aceh-Dapat-Sertifikat-Halal.jpg)