Banda Aceh
Ini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh dan Aceh Besar Beberapa Hari ke Depan, 48 Titik Panas Terpantau
Selain Aceh Besar, wilayah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Bener Meriah, Bireuen, Pidie dan Pidie Jaya juga berpotensi...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) memprediksi, Aceh Besar berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan kilat/petir dan angin kencang pada Sabtu, 27 September 2025 besok.
Selain Aceh Besar, wilayah Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Bener Meriah, Bireuen, Pidie dan Pidie Jaya juga berpotensi hujan esok hari. Sementera per hari ini, Jumat (26/9/2025), kondisi yang sama berpotensi terjadi di Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur dan Aceh Singkil.
"Waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama,” kata Prakirawan BMKG, Dedi Ardana saat dihubungi, Kamis (25/9/2025).
Meski demikian, kondisi cuaca di Banda Aceh pada awal Oktober nanti diprediksi lebih kering, dan curah hujan berkurang. Potensi angin kencang lokal tetap ada, terutama menjelang sore.
“Suhu udara masih relatif panas, berkisar 24–33 derajat celcius. Saat langit cerah siang hari, suhu terasa lebih terik,” ungkap Dedi.
Sementara tinggi gelombang, masih masuk kategori sedang, berkisar antara 1,25 - 2,5 meter di perairan Sabang-Banda Aceh, Aceh Besar-Meulaboh, Abdya-Simeulue, dan perairan selatan Simeulue.
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Megathrust di Selatan Jawa, Warga Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan
Di sisi lain, BMKG menyebutkan, sebanyak puluhan titik panas kembali terpantau di Aceh. Hal ini berdasarkan hasil pantauan sensor Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP (MODIS) dan NOAA20/VIIRS, Rabu (24/9/2025).
Titik panas tersebut di antaranya tersebar di wilayah Nagan Raya, Aceh Besar dan Pidie. “Terdapat 48 titik panas di Provinsi Aceh,” ungkap Dedi.
Dikatakan, titik panas masih berpotensi muncul terutama di wilayah tengah–timur Aceh bila terjadi jeda hujan beberapa hari.
“Saat ini Aceh berada di peralihan akhir kemarau menuju awal musim hujan, sehingga cuaca fluktuatif dalam artian kadang panas terik, kadang hujan deras,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantuan-titik-panas-sabtu-16102021.jpg)