Kamis, 23 April 2026

Banda Aceh

4 Titik Panas Terpantau di Aceh, Begini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh Menurut BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mencatat, sebanyak...

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Dokumen BMKG
ILUSTRASI - Pantuan titik panas. 4 Titik Panas Terpantau di Aceh, Begini Prakiraan Cuaca di Banda Aceh Menurut BMKG. 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mencatat, sebanyak empat titik panas tepantau di Aceh sebagaima hasil pantauan sensor Satelit Terra, Aqua, Suomi NPP (MODIS) dan NOAA20/VIIRS, Sabtu (27/9/2025).

Titik panas itu berada di Kecamatan Babahrot Aceh Barat Daya (Abdya), Linge Aceh Tengah, dan sebanyak dua titik di Kecamatan Darul Makmur Nagan Raya. “Terdapat empat titik panas di Provinsi Aceh,” jelas Prakirawan BMKG, Muhammad Niza Andria saat dihubungi, Minggu (28/9/2025).

Sementara cuaca di Banda Aceh, diprediksi berawan dalam beberapa hari ke depan dengan suhu berkisar antara 24-34 derajat celcius. “Meski demikian, masyarakat diminta waspada akan perubahan cuaca signifikan seperti angin kencang dan hujan,” sambungnya.

Prakirawan BMKG itu juga menyampaikan, sejumlah wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang meliputi daerah Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Singkil, Langsa, Gayo Lues, Aceh Selatan pada Senin (29/9/2025).

Baca juga: Sesosok Mayat Ditemukan di Rukoh Banda Aceh, Diduga Sudah 3 Hari Meninggal di Kos

Kondisi yang sama dapat terjadi di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Gayo Lues, Aceh Tenggara pada Selasa (30/9/2025) mendatang.

Pihaknya mengingatkan agar masyarakat waspada potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama. 

“Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved