Minggu, 19 April 2026

Berita Aceh Tengah

Cegah Rabies, Anjing dan Kucing Disuntik Vaksin Aceh Tengah

Peringatan Aceh World Rabies Day 2025 diwarnai dengan penyuntikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan jenis anjing dan kucing di Aceh Tengah.

Editor: mufti
HO/IST
ILUSTRASI -- Petugas Puskeswan Dinas Pertanian Deliserdang saat melakukan vaksinasi hewan penyebar rabies 

"Tujuannya meningkatkan kesadaran masyarakat dan menekan angka penyakit rabies, yang masih menjadi ancaman serius sebagai penyakit menular (zoonosis) dari hewan ke manusia," Ruhaty, Kabid Kesehatan Hewan Disnak Aceh

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Peringatan Aceh World Rabies Day 2025 diwarnai dengan penyuntikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan jenis anjing dan kucing di Aceh Tengah. Hal itu sebagai upaya pencegahan adanya rabies.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh, bekerja sama dengan Dinas Peternakan (Disnak) Aceh dan Dinas Pertanian Aceh Tengah, Senin (29/9/2025) di kabupaten tersebut.

Kegiatan yang mengusung tema lokal "Aceh Sehat, Wisata Bersahabat, Bersama Lawan Rabies" ini dipusatkan di Desa Kute Lintang dan Kung, kecamatan Pegasing,  Aceh Tengah.

Pemilihan Pegasing berdasarkan kondisi, bahwa banyak warga di kawasan itu memelihara anjing untuk berburu. Sehingga pemeriksaan dan penyuntikan vaksin sebagai kebutuhan, guna menjaga kesehatan hewan tersebut.

Tak hanya itu, kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan dan vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan juga digelar di Gedung Olah Senin (GOS) Takengon.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Veteriner Dinas Peternakan Aceh, drh Ruhaty menjelaskan,  bahwa pelaksanaan vaksinasi rabies massal tahun ini menyasar wilayah yang dianggap vital. "Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan menekan angka penyakit rabies, yang masih menjadi ancaman serius sebagai penyakit menular (zoonosis) dari hewan ke manusia,"ujar Ruhaty.

Ruhaty menekankan, penyakit rabies sangat berbahaya karena sifatnya yang zoonosis, artinya dapat menular ke manusia. Ia mengingatkan bahwa Aceh Tengah pernah mencatat kasus rabies pada manusia, dan kasus serupa baru-baru ini juga terjadi di Aceh Singkil. 

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan vaksinasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan hewan di seluruh Aceh Tengah.

Di samping vaksinasi, Sekretaris PDHI Cabang Aceh, Drh Saiful menyampaikan, rangkaian acara juga diperkuat dengan program edukasi yang komprehensif. Sosialisasi rabies dilakukan kepada masyarakat umum di Kecamatan Pegasing, serta secara khusus diberikan kepada siswa di lingkungan sekolah, termasuk di SD Negeri 7 Pegasing. Langkah ini guna menanamkan kesadaran dini tentang bahaya dan pencegahan rabies.(am)

 

Kenali Hewan Terinfeksi Rabies

Kadis Pertanian Aceh Tengah, Nasrul Liwanza, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara dinas peternakan Aceh dan PDHI Aceh, dan berharap semua kegiatan ini dapat berjalan lancar. 

Mengingat bahayanya rabies, ia mengimbau warga untuk mengenali ciri-ciri hewan yang terinfeksi dan memahami langkah penanganan gigitan yang tepat. "Anjing yang terjangkit rabies umumnya menunjukkan perubahan perilaku drastis, seperti menjadi sangat gelisah atau sebaliknya lesu, mudah agresif dan menyerang apa saja yang bergerak,"ujar Nasrul. 

Katanya, ciri fisik yang khas meliputi air liur berlebihanhingga berbusa, kesulitan makan dan minum, suara nyalak yang parau, serta bisa berakhir dengan kelumpuhan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved