Ramza Harli
Ramza Harli: Pemuda Harus Terhindar dari Pengaruh Narkoba
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRK Banda Aceh, Ramza Harli mengajak seluruh pemuda dan warga kota........
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRK Banda Aceh, Ramza Harli mengajak seluruh pemuda dan warga kota untuk hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Hal itu disampaikannya saat memberi materi dalam acara sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba untuk pemuda dan warga gampong di Hotel Diana, Banda Aceh, Selasa (30/9/2025).
Dalam pemaparannya, Ramza mengajak semua peserta agar selalu waspada terhadap penyalahgunaan narkoba terutama di kalangan pemuda remaja. “Sosialisasi seperti ini penting sebagai salah satu upaya pencegahan agar pemuda gampong tidak terlibat narkoba,” kata Ramza.
Dikatakan, sosialisasi ini memberikan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika, terutama bagi remaja dan pemuda. Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba ini juga merupakan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto.
"Pemuda adalah harapan bangsa. Oleh karena itu, generasi muda harus dijauhkan dari segala ancaman yang berpotensi merusak kualitas mereka sebagai aset bangsa. Salah satu ancaman nyata yang berpotensi merusak generasi muda adalah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja," ungkap Ramza.
Menurutnya, rata-rata yang pertama kali menyalahgunakan narkoba adalah usia remaja. Masa remaja adalah masa pencarian jati diri. Pada masa ini mereka akan cepat mengadopsi kelakuan dari teman dan kelompoknya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra itu memaparkan, beberapa sebab kalangan remaja terlibat narkoba. Rasa ingin tahu dan coba-coba, selanjutnya alasan ingin bersenang-senang, dibujuk teman, dan stres masalah pribadi.
Dia melanjutkan, faktor lingkungan dan pergaulan dengan orang yang sudah kecanduan narkoba dapat menjerumuskan pemuda dan remaja. Kemudian adanya pengedar narkoba di sekitar tempat tinggal juga bisa mempengaruhi mereka.
Penyebab lainnya akibat kurangnya iman dan taqwa kepada Allah Swt dan kurangnya kesadaran untuk meraih masa depan yang gemilang. “Kurang optimalnya pelaksanaan fungsi keluarga juga bisa mendorong terjadinya penyalahgunaan narkoba pada remaja,” ungkap Ramza.
Dikatakan, melalui media sosial para remaja juga bisa saja mendapat informasi yang salah tentang narkoba. Salah satu cara yang disampaikannya agar pemuda dan remaja terhindar dari pengaruh narkoba adalah, mendorong dan mengarahkan peserta agar berkonsentrasi dengan pelajaran di sekolah dan mata kuliah fakultas.
Selanjutnya, dia juga mendorong mereka mau membuka usaha sesuai dengan bakat dan keahliannya. Ramza mengajak peserta membangun Banda Aceh dengan menjadi wiraswasta semuanya.
Ketua Fraksi Partai Gerindra itu DPRK Banda Aceh itu juga mengimbau peserta agar mau melaporkan anggota keluarganya untuk direhabilitasi bagi pecandu narkoba. “Dalam Qanun P4GN yang telah kami buat, diamanahkan kepada pemerintah kota untuk membantu fasilitasi penyalahgunaan narkoba ini yang salah satunya membuat Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Bila masyarakat mau melapor atas inisiatif sendiri, maka tidak dikenakan hukuman pidana,” pungkasnya.(rn)
| Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh Minta Wali Kota Lakukan Reformasi Total Pemerintahan |
|
|---|
| DPC Partai Gerindra Kota Banda Aceh Bagi-Bagi Bendera Merah Putih di Jalan Raya dan ke Rumah Warga |
|
|---|
| Dewan Minta Pemko Pasang Lampu Penerang Jalan |
|
|---|
| Cegah Terjadi Utang, Dewan Minta Pemko Tingkatkan PAD Secara Online |
|
|---|
| Ramza Harli Apresiasi Walikota Banda Aceh Canangkan 15 Ramadhan sebagai Hari Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ramza-021025-a.jpg)