Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Aceh Utara

Tiga Murid SD di Aceh Utara Muntah dan Mencret Usai Santap Menu MBG

Sedangkan gejala yang dialami ketiga murid tersebut usai menyantap menu BMG adalah pening, mual, hingga muntah, dan juga mencret.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
JENGUK PASIEN - Humas RSUCM Aceh Utara, dr Hary Laksamana menjenguk murid SD asal Matangkuli, Aceh Utara yang muntah-muntah hingga mencret usai menyantap menu MBG. 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Tiga murid SD Negeti 6 Matangkuli, Aceh Utara dilaporkan sempat dilarikan ke puskesmas setempat.

Pasalnya, ketiga murid tersebut mengalami muntah dan mencret usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Bahkan, dua di antara tiga murid itu hingga Kamis (2/10/1025) malam, masih dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM) Aceh Utara di Bukit Rata Lhokseumawe.

Sedangkan gejala yang dialami ketiga murid tersebut usai menyantap menu BMG adalah pening, mual, hingga muntah, dan juga mencret.

Tapi hingga kini belum ada yang memastikan apakah ketiga murid itu keracunan akibat menyantap menu BMG atau memang karena faktor kesehatan lainnya.

Baca juga: Banyak Keracunan MBG, Ternyata 10 Petinggi BGN Tak Ada Background Ahli Gizi

Kepala Puskesmas Matangkuli, Nalia Nova menyebutkan, kalau ketiga murid tersebut diantar ke puskesmas oleh guru, sekitar pukul 10.00 WIB.

Gejala yang dialami mereka adalah mual hingga muntah, sakit kepala dan juga mencret.

Namun satu di antara murid, terang Nalia, setelah dilakukan observasi beberapa jam, kondisinya membaik sehingga dipulangkan.

“Sedangkan dua lagi, setelah dirawat satu hari, kondisi belum membaik, sehingga langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umun Cut Mutia,” tutur Nalia.

Sementara itu, Humas Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara, dr Harry Laksamana membenarkan ada dua pasien yang dirawat karena mengalami muntah dan mencret.

Baca juga: Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemerintah, BGN Jelaskan Mekanismenya

Namun hingga saat ini belum bisa dipastikan kalau keduamya keracunan akibat makanan.

Karena proses pemeriksaan masih berlangsung.

Diuraikan dia, untuk pemeriksaan darah sudah dilakukan, dan memang ada indikator yang meningkat seperti sel darah putih.

Lalu direncanakan pada Jumat besok juga akan diperiksa tinja salah satu murid.

"Nanti setelah ada pemeriksaan secara medis, lalu digabungkan dengan hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan, baru bisa ditarik kesimpulan, apakah mereka keracunan akibat makanan tersebut ataupun tidak," paparnya.

Baca juga: Cerita Mahfud MD 2 Cucu Keponakannya Keracunan MBG, 4 Hari Dirawat di Rumah Sakit

Dia juga menambahkan, kalau kondisi dua pasien sudah mulai membaik.

Sedanfgkan Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Utara, dr Ferianto menyebutkan, hasil pendataan yang dilakukan, memang para murid tersebut mengalami gejala mual hingga muntah dan menceret usai menyantap MBG.

"Ada yang menyantap nasi.putih sama ayam saja, ada yang menyantap nasi putih, tempe, dan ayam," katanya.

Sedangkan gejala mulai dirasa oleh mereka, setelah 10 menit menyantap MBG.

Tindak lanjut lainnya, terang Ferianto, pihaknya pun sudah mengambil sampel makanan dan sampel muntah. 

Baca juga: Polisi Periksa Koki-Pengantar MBG ke SDN 01 Gedong

Selanjutnya, sampel telah dikirim ke BPOM dan Labkesda di Banda Aceh. 

Namun sampai saat ini hasil belum keluar. 

"Jadi belum bisa pastikan secara pasti penyebab para murid tersebut mengalami muntah hingga mucret," pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved