Kamis, 23 April 2026

Harga Emas

Turun Naik, Harga Emas di Akhir Pekan Ini Ditutup Rp6,8 Juta Per Mayam

Tingginya harga dan sewaktu-waktu bisa anjlok memaksa pedagang dan pembeli emas harus lebih cermat dalam bertransaksi.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
HARGA EMAS TINGGI - Harga emas ditutup dengan harga tinggi berkisar Rp6,8 juta per mayam pada Minggu (5/10/2025). 

Tingginya harga dan sewaktu-waktu bisa anjlok memaksa pedagang dan pembeli emas harus lebih cermat dalam bertransaksi.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Harga emas di Kabupaten Aceh Tamiang bertahan pada level Rp6,8 juta per mayam hari ini, Minggu (5/10/2025).

Tingginya harga dan sewaktu-waktu bisa anjlok memaksa pedagang dan pembeli emas harus lebih cermat dalam bertransaksi.

Rizky, karyawan Toko Emas Anugerah di Jalan Ahmad Yani, Kota Kualasimpang mengakui harga emas sulit diprediksi.

Dalam sehari, perubahan harga bisa terjadi dua kali, tergantung pada situasi pasar dunia dan nilai tukar dolar terhadap rupiah.

“Untuk harga emas sekarang tidak menentu, pagi dan sore bisa beda. Contohnya dua hari yang lalu, emas London murni di angka Rp6.900.000 per mayam, tapi sore harinya sudah berubah lagi.

Jadi naik turun tidak menentu,” ujar Rizky saat ditemui, Minggu (5/10/2025).

Baca juga: VIDEO - Warga Naik Kendaraan Tempur, HUT ke-80 TNI di Blang Padang Berlangsung Meriah

Ia menjelaskan, berdasarkan pembaruan harga terakhir, emas London murni hari ini berada pada kisaran Rp6.800.000 per mayam, sementara emas kadar 97 persen dijual Rp6.700.000 per mayam.

Untuk jenis emas 22 karat, harganya bervariasi tergantung model perhiasan dan kebijakan masing-masing toko emas.

Menurut Rizky, perubahan harga yang cepat ini membuat aktivitas jual beli emas di masyarakat menjadi lesu.

“Untuk saat ini, beli juga kurang, jual juga kurang. Banyak orang yang memilih menunggu karena takut salah waktu beli atau jual,” katanya.

Ia menambahkan bahwa lesunya transaksi emas di tingkat lokal juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global yang belum stabil.

Situasi geopolitik dunia, perubahan harga minyak, hingga kebijakan suku bunga di Amerika Serikat turut berdampak pada harga emas internasional.

Baca juga: Fitra Ridwan Ungkap Chemistry Antar Pemain Persiraja Kian Kuat, Siap Menang Lawan Garudayaksa

“Ekonomi dunia memang sedang lesu. Harga emas ini kan ikut pasar dunia, bukan hanya kondisi di daerah. Jadi kalau di luar negeri ada gejolak, otomatis di sini juga ikut terpengaruh,” jelas Rizky.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved