Kamis, 14 Mei 2026

Aceh Selatan

Wali Murid PAUD Barona Kluet Utara Kritik Kualitas Menu MBG, Harap Ada Perbaikan 

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya menilai menu tersebut tidak sesuai dengan semangat program MBG...

Tayang:
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Eddy Fitriadi
Dok SERAMBINEWS.COM/HO
MENU MBG - Menu MBG yang disediakan oleh Yayasan Permata Harapan Madani, Selasa (14/10/2025). Wali Murid PAUD Barona Kluet Utara Kritik Kualitas Menu MBG, Harap Ada Perbaikan.  

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Selatan kembali menuai kritik tajam. 

Kali ini, sejumlah wali murid di PAUD Barona, Desa Gunung Pudung, Kecamatan Kluet Utara, mengeluhkan kualitas menu yang disediakan oleh Yayasan Permata Harapan Madani, Selasa (14/10/2025).

Menu yang disajikan pada hari ini terdiri dari tumis kacang, satu potong tahu, satu butir telur rebus, satu buah jeruk, dan nasi.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya menilai menu tersebut tidak sesuai dengan semangat program MBG yang seharusnya memberikan gizi seimbang dan menarik bagi anak-anak.

“Menunya seperti kurang layak dan tidak menarik. Biasanya ada ayam, tapi ayamnya pun sedikit, keras, dan dikasih saus yang murahan. Rasanya seperti tidak layak untuk anak-anak,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dan pihak pelaksana program segera melakukan perbaikan agar anak-anak benar-benar merasakan manfaat program MBG.

“Kami maunya menunya dievaluasi kembali biar anak-anak bisa makan. Untuk apa dibuat MBG tapi nggak termakan,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Rahmat Novyansyah, saat dikonfirmasi menyebut telah menindaklanjuti laporan itu dan mendorong mitra pelaksana agar lebih sigap.

“Untuk hal ini terus saya push ke mitra dan ke pekerja supaya lebih efektif lagi ke depannya. Karena setelah saya crosscheck ulang, tim saya ahli gizi sudah buat menu yang cukup bagus. Tapi karena suplier tidak ada barang, jadi terganti. Karena suplier itu bukan saya yang handle, dan untuk pekerja termasuk chef itu di bawah tanggung jawab mitra,” jelas Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menjabarkan menu MBG yang berlaku pada hari itu berdasarkan kategori usia penerima.

Menu Porsi PAUD, TK, dan Balita: Nasi, Telur rebus, Tahu goreng, Tumis buncis dan sawi putih, Buah jeruk.

Menu Porsi SD, SMP, SMA, Busui & Bumil: Nasi, Telur rebus balado, Tahu goreng, Tumis buncis dan sawi putih, Buah jeruk.

Baca juga: Penemuan Tengkorak Manusia di Material Pasir, Tim Inafis Polres Aceh Selatan Lakukan Olah TKP

“Menindaklanjuti laporan salah satu wali murid PAUD, benar bahwa menu MBG PAUD dan SMA tersebut berbeda. Pada porsi SMA terdapat sambal balado, sementara pada porsi PAUD tidak disediakan sambal. Pertimbangan ahli gizi dan koki, untuk porsi PAUD/TK/Balita tidak direkomendasikan adanya sambal karena dikhawatirkan anak-anak rentan terhadap rasa pedas. Sehingga ahli gizi berinisiatif tidak meletakkan sambal pada menu PAUD,” papar Rahmat.

Rahmat menegaskan, menu MBG yang dijalankan sudah memenuhi standar gizi yang ditetapkan, dengan komposisi yang mencakup, karbohidrat (nasi), protein hewani (telur), protein nabati (tahu), sayuran (buncis dan sawi), serta buah (jeruk).

“Menu tersebut sudah menyesuaikan dengan kebutuhan nilai gizi yang dibutuhkan. Siklus menu MBG juga sudah disusun sedemikian rupa dengan variasi setiap harinya, baik dari segi kandungan gizi karbohidrat, protein, lemak, dan serat agar anak-anak mendapatkan asupan yang seimbang,” pungkasnya.(*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved