Banda Aceh
Tantangan Bebras 2025 Dibuka, Pada 2024, Aceh Pengirim Peserta Terbanyak
Bebras adalah tantangan mengerjakan soal-soal logika yang menarik dan tidak memerlukan pengetahuan awal. Misalnya memilih...
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Eddy Fitriadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ajang Tantangan Bebras untuk siswa seluruh dunia akan diselenggarakan serentak pada 10-15 November 2025 mendatang. Kesempatan ini juga terbuka untuk pelajar yang ada di Aceh.
Orang tua juga diajak mencoba soal Bebras bersama anaknya. Pendaftaran dapat dilakukan melalui sekolah atau perorangan hingga 3 November melalui: bebras.usk.ac.id
Tahun lalu, Aceh hadir sebagai provinsi dengan partisipasi terbesar, yaitu 6.000 siswa dari 92 sekolah di 17 Kabupaten/Kota. Saat itu, Bebras diikuti 4 juta siswa dari 74 negara, 60 ribu dari Indonesia, dan Aceh dari penyumbang peserta dominan.
Bebras adalah tantangan mengerjakan soal-soal logika yang menarik dan tidak memerlukan pengetahuan awal. Misalnya memilih mainan sesuai ciri, menyortir pakaian ke laci, bahkan letak terbaik rumah sakit.
Dikerjakan online dengan handphone atau komputer dari sekolah/rumah, 8-15 soal dalam 30-45 menit.
Bebras gratis dan terbuka untuk semua anak usia TK-SMA, tidak ada seleksi, semua diundang. Anak-anak Aceh diajak mengerjakan soal yang sama dengan teman seusianya di Malaysia, Arab Saudi, Jerman, dan puluhan negara lain November ini. Yang ikut dapat e-sertifikat nasional.
“Kami senang melihat keberanian sekolah-sekolah Aceh menerima tantangan ini. Ada yang mengirim seluruh siswa, ada yang sebagian, ada yang siswanya mendaftar sendiri—semua partisipasi bermakna, semua kami sambut,” ujar Mulkan Fadhli, Wakil Koordinator Bebras Aceh, dosen Teknologi Informasi UIN Ar-Raniry.
Zulfitriansyah, guru SMAN 4 Banda Aceh, pada Sosialisasi Bebras oleh Dinas Pendidikan Aceh mengungkapkan sekolahnya mengikutkan semua 850 siswanya. "Mereka senang, terutama sertifikatnya bisa dipakai kelas 12 untuk SNBP," ujarnya.
Baca juga: Aceh Kirim Peserta Terbanyak ke Kompetisi Bebras yang Diikuti Seluruh Dunia
Seorang ibu yang anaknya telah dua kali mengikuti Bebras sejak kelas 5 SD cerita antusias, "Tahun ini anak saya sudah SMP, dia mau ikut lagi katanya."
Dengan masuknya pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dalam kurikulum nasional, guru-guru memanfaatkan Bebras sebagai salah satu sumber pembelajaran yang tersedia secara gratis.
Saat ini, 400 guru se-Aceh sedang menyiapkan siswanya dan hampir 4000 siswa sudah mengerjakan tryout Bebras. Komentar yang paling sering muncul: seru, suka, bingung, tertantang.
“Di era digital sekarang, kemampuan berpikir logis dan sistematis—seperti yang dilatih di Bebras—sudah menjadi kebutuhan dasar seperti halnya membaca dan berhitung,” ujar Yudha Nurdin, Koordinator Bebras Aceh, dosen Teknik Komputer USK.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sosialisasi-acara-Tantangan-Bebras-se-dunia-di-sekolah.jpg)