Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pidie

Krisis Air untuk Sawah Masih Terjadi, Warga Ngadu ke Kapolres Pidie

"Hampir setiap musim tanam tanaman padi di Simpang Tiga, petani kelimpungan mencari air. Karena letak Simpang Tiga paling ujung," kata seorang warga.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ HO
SULIT SUPLAI AIR - Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK, medengar aspirasi warga saat Jumat Curhat di warung kopi di pasar tradisional di Kecamatan Simpang Tiga, Jumat (17/10/2025). Persoalan yang muncul dalam pertemuan itu masalah krisis air yang masih terjadi. 

"Hampir setiap musim tanam tanaman padi di Simpang Tiga, petani kelimpungan mencari air. Karena letak Simpang Tiga paling ujung," kata seorang warga, Jumat (17/10/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana SIK MIK, menggelar Jumat Curhat di warung kopi di pasar tradisional di Kecamatan Simpang Tiga, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan tersebut dengan suasana akrab dan penuh kehangatan bersama masyarakat, sebagai bentuk silaturrahmi, sekaligus mendengar aspirasi warga. 

Masyarakat sangat bangga ketika diberikan kesempatan, untuk bertanya terkait berbagai persoalan yang hadapi.

Dalam dialog interaktif itu, warga yang sehari-hari berprofesi sebagai petani menyampaikan keluhan, seputar kesulitan pasokan air untuk lahan pertanian yang berdampak pada berkurangnya hasil panen. 

Untuk itu, petani berharap supaya permasalahan irigasi itu dapat menjadi perhatian bersama lintas instansi. 

Sebab, sebagian wilayah di Kecamatan Simpang Tiga masih mengalami kekurangan air saat musim tanam padi.

"Hampir setiap musim tanam tanaman padi di Simpang Tiga, petani kelimpungan mencari air. Karena letak Simpang Tiga paling ujung," kata seorang warga, Jumat (17/10/2025). 

"Saya apresiasi atas keterbukaan masyarakat, yang menegaskan bahwa pihak kepolisian siap membantu mendorong koordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik," kata Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana SIK MIK, Jumat (17/10/2025)

Ia menjelaskan, keluhan petani itu sangat dipahami terhadap kesulitan yang dialami sejumlah petani. 

Untuk itu, Polres Pidie akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi teknis, agar persoalan irigasi itu bisa ditindaklanjuti. 

Sebab, petani sebagai ujung tombak mensukseskan ketahanan pangan.

Baca juga: Inovasi Mahasiswa USK, Limbah Kulit Kopi Jadi Solusi Pemurnian Air Bersih

Makanya, ia mengajak masyarakat untuk lebih produktif dengan memanfaatkan lahan kosong yang belum tergarap secara maksimal.

Selain itu, kata Kapolres Jaka, lahan-lahan tidur itu harus dapat dioptimalkan warga, dengan menanam tanaman produktif. Yakni, jagung atau komoditas lain yang bernilai ekonomi tinggi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved