Kamis, 14 Mei 2026

Puting Beliung di Aceh Singkil

Detik-detik Rumah Ambruk Dihantam Puting Beliung di Singkil, Korban Selamat Berkat Mengungsi Dini

korban jiwa berkat kesigapan pemilik rumah yang telah menyadari tanda-tanda bencana sejak malam hari.

Tayang:
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
Kiriman Risman
AMBRUK - Warga membantu evakuasi barang milik Seniman Zega,warga Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, yang jatuh ke laut bersama rumahnya akibat dihantam angin puting beliung, Jumat (24/10/2025) pagi.     

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Musibah angin puting beliung kembali melanda kawasan Aceh Singkil pada Jumat (24/10/2025).

Bencana alam yang terjadi pada pagi hari tersebut merobohkan satu unit rumah penduduk hingga ambruk ke laut di Kampong Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat.

Rumah yang hancur tersebut adalah milik Seniman Zega.

Posisi rumah yang memang berdiri di tepi laut, ditambah konstruksi kayu yang sudah lapuk, menjadikannya sasaran empuk terjangan angin kencang dari arah barat laut.

Beruntung, tragedi ini tidak menimbulkan korban jiwa berkat kesigapan pemilik rumah yang telah menyadari tanda-tanda bencana sejak malam hari.

Dalam laporan terbaru yang dikabarkan wartawan Serambi Indonesia, Dede Rosadi di Aceh Singkil, Jumat (24/10/2025), Seniman beserta keluarganya telah mengungsi ke rumah saudaranya semalam sebelum kejadian. 

Keputusan ini diambil lantaran angin kencang sudah mulai melanda wilayah tersebut.

"Korban menyadari bahwa kondisi rumahnya memang sudah tidak aman. Sehingga pada malam hari sebelum kejadian mereka mengungsi," jelas Dede dalam laporan terbarunya yang disirkan dalam tayangan Live Breaking News di YouTube Serambinews.com, Jumat (24/10/2025).

Baca juga: Detik-detik Angin Puting Beliung Robohkan Rumah ke Laut di Aceh Singkil 

Insting mereka terbukti tepat. Pagi harinya, sekitar pukul 07.30 WIB, angin bertambah kencang hingga puncaknya mendorong rumah yang kondisi kayunya memang sudah lapuk itu ke laut.

Peristiwa mencekam ini sempat disaksikan langsung oleh Penjabat (Pj) Keuchik Ujung Sialit, Risman Zega, yang kebetulan berada di dekat lokasi.

Saat kejadian, ia tengah berada di speed boat miliknya yang diparkir dekat rumah korban.

Menurut keterangan Risman, kondisi angin pada saat itu memang sudah bertiup kencang.

Namun puncaknya pada pukul 07.30 WIB yang membuat rumah salah seorang warganya ke perairan.

Ia pun mengaku sempat panik dan menghindar dari lokasi kejadian.

Evakuasi Terkendala Cuaca Buruk dan Kedalaman Laut

Akibat kejadian tersebut, rumah korban beserta isinya ikut jatuh dan hanyut ke laut. 

Meskipun warga desa segera berdatangan untuk membantu, upaya penyelamatan barang-barang terkendala kondisi cuaca.

Menurut keterangan aparat desa setempat, kondisi air laut di lokasi saat itu cukup dalam.

Selain itu, daerah tersebut juga masih dilanda hujan deras dan angin kencang hingga pagi hari. 

Sehingga, hanya sebagian besar harta benda korban yang bisa diselamatkan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Puting Beliung Robohkan Rumah ke Laut di Aceh Singkil 

Saat ini, pihak desa masih berfokus pada upaya mengevakuasi sisa barang-barang yang hanyut.

Mengingat wilayah kepulauan tersebut memiliki keterbatasan informasi dan jaringan komunikasi seluler yang tidak stabil sepanjang hari, pihaknya pun berharap agar kabar musibah ini dapat segera tersampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk percepatan bantuan kepada korban.

Terutama untuk penyediaan tempat hunian yang layak bagi korban.

"Rumah korban berkontruksi kayu. Menurut keterangan pejabat desa setempat, kondisinya memang sudah lapuk dan tergolong tidak layak huni," ujar Dede.

Tragedi ini menjadi kali kedua angin puting beliung melanda Singkil dalam bulan Oktober.

Dede Rosadi juga melaporkan, sebelumnya kejadian serupa terjadi di Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.

Peristiwa yang terjadi di awal bulan tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa, namun sempat menerbangkan atap rumah penduduk.

Sementara itu, pada kejadian kali ini, angin puting beliung menumbangkan satu rumah milik penduduk beserta isinya.

Baca juga: Atap Rumah Korban Puting Beliung di Aceh Singkil Ditutup Terpal 

Dede juga melaporkan, sejak musibah pukul 07.30 WIB, wilayah Ujung Sialit memang terus dilanda hujan dan angin kencang yang datang dari arah barat laut. 

Kondisi ini membuat beberapa atap rumah warga lain juga terdengar berbunyi keras diterpa angin.

Barulah sekitar pukul 10.00 WIB, hujan mulai mereda meskipun masih gerimis dan cuaca tetap mendung dengan tiupan angin berkecepatan rendah.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved