Berita Subulussalam
Polres Subulussalam Identifikasi Penemuan Mayat, Ini Hasilnya
Dari hasil identifikasi polisi di temat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan unsur penganiayaan dan bekas luka di tubuh jenazah
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Polres Subulussalam, telah melakukan identifikasi penemuan mayat di areal perkebunan kelapa sawit di Kampong Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat, Minggu (16/11/2025).
Mayat tersebut berjenis kelamin pria berinisial B usia 65 tahun penduduk Kampong Gunung Bakti, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.
Dari hasil identifikasi polisi di temat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan unsur penganiayaan dan bekas luka di tubuh jenazah.
Kuat dugaan korban meninggal akibat faktor kelelahan karena kerja dan sudah lanjut usia.
Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, dalam siaran pers yang dikirim Bagian Humas Polres Subulussalam, Senin (17/11/2025) menyebutkan mayat ditemukan sekira pukul 11.25 WIB pada hari Minggu 16 November 2025.
Baca juga: Hari Ini Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI ke Subulussalam, Ini Agendanya
Saat ditemukan saksi dalam kondisi sudah tergeletak di bawah pohon kelapa sawit. Di dekat jenazah ditemukan kotoran mutah.
Penduduk Kampong Gunung Bakti tersebut sehari-hari berprofesi sebagai petani.
"Berdasarkan keterangan saksi, kronologi bermula pukul 07.30 WIB, B dijemput dari kediamannya dan diantar oleh pemilik kebun menuju lokasi kerja di Desa Pulo Kedep.
Pukul 08.00 WIB B bersama rekan kerja melakukan pekerjaan penyemprotan pestisida rumput di areal kerja," ujarnya.
Sekitar pukul 11.25 WIB saksi menemukan mayat tergeletak di bawah pohon kelapa sawit di lokasi kerjanya.
Selanjutnya saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kebun, untuk selanjutnya melapor ke Polsek Sultan Daulat.
Baca juga: Polda Aceh Gelar Operasi Zebra Seulawah 2025, Pengendara Ngebut-Knalpot Brong Jadi Sasaran
Pukul 12.00 WIB personel Polsek Sultan Daulat, tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan pemasangan garis polisi dan pengamanan.
30 menit kemudian tepatnya pukul 13.30 WIB Unit Identifikasi/Inafis Sat Reskrim Polres Subulussalam tiba di lokasi dan langsung melakukan proses olah tempat kejadian perkara.
Tak diizinkan visum oleh keluarga
Berdasarkan permintaan keluarga pukul 15.00 WIB, B dibawa ke rumah duka di Gunung Bakti, menggunakan ambulan untuk proses penguburan.
| 4 Program Prioritas di Kota Subulussalam diusulkan Jadi Proyek Strategis Nasional, Ini Alasannya |
|
|---|
| Datangi Bappenas, Wali Kota Subulussalam Ajukan 4 Program Prioritas Jadi Proyek Strategis Nasional |
|
|---|
| Puluhan Nyawa Melayang di Jalan Nasional Subulussalam-Medan, Wali Kota Subulussalam Adu ke Mendagri |
|
|---|
| Lintas Subulussalam-Pakpak Bharat Diusul Jadi Jalan Kelok 8, Ini Filosofinya |
|
|---|
| Banyak Korban Jiwa, Dewan Dukung Status Blackspot Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Polres-Subulussalam-Identifikasi-Penemuan-Mayat-Ini-Hasilnya.jpg)