Berita Aceh Selatan
Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Aceh Selatan, Ratusan KK Terdampak
Hujan lebat mengguyur wilayah Aceh Selatan sejak Minggu (23/11/2025) hingga Selasa (25/11/2025) menyebabkan banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM,TAPAKTUAN - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Aceh Selatan sejak Minggu (23/11/2025) hingga Selasa (25/11/2025) menyebabkan banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan pada Selasa (25/11/2025) pukul 10.55 WIB, air merendam permukiman warga hingga ketinggian 30–120 sentimeter dan mengganggu akses transportasi di beberapa titik.
Petugas Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan Agusriadi mengatakan curah hujan yang berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 19.19 WIB membuat sungai dan drainase meluap.
“Sejumlah rumah warga di Meukek, Kota Bahagia, Samadua, dan Trumon Tengah terendam. Genangan juga menutup beberapa ruas jalan lintas gampong hingga jalan nasional,” ujarnya.
Baca juga: Material Longsor dan Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalan Nasional di Aceh Selatan, Kini Kembali Lancar
Sementara itu, hujan disertai angin kencang memicu tanah longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Sawang dan Tapaktuan, sehingga aktivitas kendaraan di jalan nasional sempat terhambat.
Adapun banjir terjadi di Gampong Labuhan Tarok 2 (Meukek), Gampong Beutong, Ujong Gunong Rayeuk, Ujong Gunong Cut, Ujong Tanoh, Alur Duamas, Satu Dusun Jambo Kepok dan badan Jalan Seunebok Keuranji di Kecamatan Kota Bahagia, Desa Baru dan Alur Pinang (Samadua), serta Gampong Pulo Paya (Trumon Tengah).
Tanah longsor dan pohon tumbang terjadi di Gampong Lhok Pawoh, Gunung Alue Kriet (Sawang) dan Gampong Batu Itam (Tapaktuan).
Baca juga: Longsor Lumpuhkan Jalan Nasional Nagan Raya - Takengon
Warga terdampak
Ratusan kepala keluarga di Kecamatan Kota Bahagia terdampak banjir. Di antaranya, Gampong Beutong: 97 KK / 332 jiwa, Ujong Gunong Rayeuk: 114 KK / 398 jiwa, Ujong Gunong Cut: 42 KK / 138 jiwa.
Kemudian, Alur Duamas: 192 KK / 576 jiwa dan Jambo Kepok: 107 KK / 321 jiwa
Selain merendam rumah warga, banjir juga menutup Jalan Nasional Tapaktuan–Blangpidie dan Tapaktuan–Subulussalam.
Material longsor sempat menutup akses Jalan Nasional Gunung Alue Kriet (Sawang) serta sebagian badan jalan di Batu Itam (Tapaktuan).
Baca juga: BREAKING NEWS - Banjir Rendam Jalan Singkil-Subulussalam di Bulusema, Rumah Warga Ikut Tergenang
Kondisi Terkini
BPBD melaporkan bahwa banjir di Meukek mulai surut dan hujan telah mereda.
Jalur nasional di Gunung Alue Kriet telah kembali normal, sementara pembersihan material longsor di Batu Itam masih berlangsung.
Lebih lanjut, BPBD Aceh Selatan menurunkan tim untuk pemantauan dan asesmen di lokasi banjir.
Petugas Damkar melakukan pendataan bersama muspika.
“BPBD, TNI–Polri dan masyarakat membantu pembersihan dan penanganan di lapangan.
Pusdalops BPBD juga terus memperbarui informasi terkait kondisi darurat,” pungkasnya.
Baca juga: Meroket! Harga Emas Antam Hari Ini 25 November 2025 Naik, Cek Dijual Segini Per Gram
| Jatuh dari Batu di Goa Kalam Aceh Selatan, Pemuda Ini Patah Paha, Proses Evakuasinya Dramatis |
|
|---|
| Evakuasi Dramatis di Goa Kalam Aceh Selatan, Pemuda Asal Lhok Bengkuang Alami Patah Paha |
|
|---|
| Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Aceh Selatan, Ini Agendanya |
|
|---|
| Sinyal Buruk, Warga Meukek-Aceh Selatan Minta Peningkatan Jaringan Telkomsel |
|
|---|
| Warga Alue Baro Meukek Ajukan Keluhan Resmi ke Telkomsel, Minta Peningkatan Jaringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Longsor-material-batu-di-Gunung-Batu-Itam-Kecamatan-Tapaktuan-Aceh-Selatan.jpg)