Breaking News
Senin, 18 Mei 2026

Banjir Pidie

Banjir Pidie, Jalan Nasional Tangse-Meulaboh Amblas, Listrik dan Internet Padam

Ruas jalan nasional Kabupaten Pidie-Meulaboh, Aceh Barat, di kawasan Gampong Baro, Kecamatan Tangse, Pidie, Rabu (26/11/2025), amblas

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
Serambinews.com/HO
JALAN AMBLAS - Badan jalan nasional Pidie- Meulaboh, Aceh Barat, di kawasan kawasan Gampong Baro, Kecamatan Tangse, Pidie, Rabu (26/11/2025), amblas dampak banjir. Akibatnya arus transportasi dua arah terganggu. 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi itu membuat arus trasportasi dari dua arah terganggu.
  • Hampir separuh jalan nasional di Tangse runtuh ke bawah, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.
  • Selain itu, badan jalan nasional Tangse ditutupi material longsor di kawasan Keumala. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor. 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ruas jalan nasional Kabupaten Pidie-Meulaboh, Aceh Barat, di kawasan Gampong Baro, Kecamatan Tangse, Pidie, Rabu (26/11/2025), amblas akibat banjir.

Kondisi itu membuat arus trasportasi dari dua arah terganggu. 

Hampir separuh jalan nasional di Tangse runtuh ke bawah, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Selain itu, badan jalan nasional Tangse ditutupi material longsor di kawasan Keumala. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor. 

"Kita telah melaporkan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional atau BPJN, untuk ditangani segera," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie, Muhammad Rabiul, kepada Serambinews.com, Rabu (26/11/2025).

Baca juga: 27 Titik Longsor dan Banjir Terjang Tapanuli Utara, Ketinggian Air 4 Meter, Jembatan Putus

Ia menjelaskan, saat ini kendaraan roda empat belum bisa melintas, karena hampir sebagian jalan nasional itu amblas.

Selain itu, satu tiang listrik di dekat lokasi jalan amblas itu nyaris tumbang. Sehingga perlu penanganan segera. 

"Kita telah melaporkan kepada PLN, agar ditangani segera," jelasnya.

Camat Mutiara Timur, Maskur, Rabu (26/11/2025) menjelaskan, Gampong Jojo, Kecamatan Mutiara Timur termasuk wilayah yang terparah terdampak banjir. 

Luapan air DAS Tiro menyebabkan perkampungan penduduk terendam.

Akibatnya 150 KK Gampong Jojo harus mengungsi ke Meunasah Paga dekat Kantor Camat Mutiara Timur. 

Dari 150 KK mengungsi, terdiri atas 60 laki-laki, 90 wanita, enam lansia dan lima anak-anak. 

Sementara itu, sejumlah warga mengeluhkan listrik padam yang membuat warga tidak bisa beraktivitas, mengingat saat ini warga bergantung pada pasokan listrik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved