Banjir Pidie
Banjir Pidie, Jalan Nasional Tangse-Meulaboh Amblas, Listrik dan Internet Padam
Ruas jalan nasional Kabupaten Pidie-Meulaboh, Aceh Barat, di kawasan Gampong Baro, Kecamatan Tangse, Pidie, Rabu (26/11/2025), amblas
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Kondisi itu membuat arus trasportasi dari dua arah terganggu.
- Hampir separuh jalan nasional di Tangse runtuh ke bawah, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.
- Selain itu, badan jalan nasional Tangse ditutupi material longsor di kawasan Keumala. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ruas jalan nasional Kabupaten Pidie-Meulaboh, Aceh Barat, di kawasan Gampong Baro, Kecamatan Tangse, Pidie, Rabu (26/11/2025), amblas akibat banjir.
Kondisi itu membuat arus trasportasi dari dua arah terganggu.
Hampir separuh jalan nasional di Tangse runtuh ke bawah, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.
Selain itu, badan jalan nasional Tangse ditutupi material longsor di kawasan Keumala. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor.
"Kita telah melaporkan kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional atau BPJN, untuk ditangani segera," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Pidie, Muhammad Rabiul, kepada Serambinews.com, Rabu (26/11/2025).
Baca juga: 27 Titik Longsor dan Banjir Terjang Tapanuli Utara, Ketinggian Air 4 Meter, Jembatan Putus
Ia menjelaskan, saat ini kendaraan roda empat belum bisa melintas, karena hampir sebagian jalan nasional itu amblas.
Selain itu, satu tiang listrik di dekat lokasi jalan amblas itu nyaris tumbang. Sehingga perlu penanganan segera.
"Kita telah melaporkan kepada PLN, agar ditangani segera," jelasnya.
Camat Mutiara Timur, Maskur, Rabu (26/11/2025) menjelaskan, Gampong Jojo, Kecamatan Mutiara Timur termasuk wilayah yang terparah terdampak banjir.
Luapan air DAS Tiro menyebabkan perkampungan penduduk terendam.
Akibatnya 150 KK Gampong Jojo harus mengungsi ke Meunasah Paga dekat Kantor Camat Mutiara Timur.
Dari 150 KK mengungsi, terdiri atas 60 laki-laki, 90 wanita, enam lansia dan lima anak-anak.
Sementara itu, sejumlah warga mengeluhkan listrik padam yang membuat warga tidak bisa beraktivitas, mengingat saat ini warga bergantung pada pasokan listrik.
Banjir Pidie
Jalan Nasional Tangse-Meulaboh Amblas
Listrik dan Internet Padam
Serambinews
Serambi Indonesia
| Ini Daftar Desa di Pidie yang Dikepung Banjir, Warga Blang Pandak Mengungsi ke Pustu |
|
|---|
| Hujan Turun Terus Menerus, Sejumlah Gampong di Pidie Mulai Diterjang Banjir |
|
|---|
| Sungai Seulasak di Padang Tiji, Pidie Tersumbat, Jalan Negara Digenangi Banjir |
|
|---|
| Banjir Landa Tangse hingga Glumpang Tiga, BPBD Pidie: Lima Rumah Rusak |
|
|---|
| Kantor Bupati Pidie Dikepung Banjir, Pelayanan Publik Macet, DPMG Pidie Paling Parah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-iuji.jpg)