Kamis, 23 April 2026

Banjir Aceh Utara

Tak Pernah dalam Sejarah, Gampong Paloh Lada Aceh Utara Direndam Banjir Setinggi Dada

Hingga pukul 21.53 WIB, ketinggian banjir di Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara sudah mencapai dada orang dewasa.

|
Serambinews.com/HO/Tidak Ada
BANJIR - Kolase foto memperlihatkan banjir di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (26/11/2025) sore. Hingga malam ini hujan masih terus mengguyur dan ketinggian air di beberapa desa sekitar termasuk Desa Paloh Lada, sudah setinggi dada orang dewasa. 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Hujan deras yang terjadi dalam dua hari terakhir mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara terendam banjir sejak Selasa (25/11/2025). Bahkan ada desa yang dalam sejarah tak pernah mengalami banjir, pada Rabu (26/11/2025) malam ini sudah terendam air setinggi dada orang dewasa.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com dari warga Paloh Lada, Rizka menyebutkan, hujan deras yang terus mengguyur kawasan pada Rabu (26/11/2025) mengakibatkan banjir merendam rumah warga.

Hingga pukul 21.53 WIB, ketinggian air makin bertambah dan kini sudah mencapai dada orang dewasa. 

Sebagian besar masyarakat sudah mengungsi ke dua sekolah yang ada di desa tersebut, karena dua sekolah itu terletak lebih tinggi dari pemukimam penduduk.

"Kondisi gelap gulita, sementara hujan deras belum berhenti, dan air terus naik. Tadi sore sepinggang, malam ini sudah naik lagi sampai seukuran dada," kata Rizka.

Selain Gampong Paloh Lada, Gampong Tambon Baroh dan Tambon Tunong juga direndam banjir.

Di beberapa titik di Gampong Tambon Baroh, ketinggian air juga makin tinggi, antara 1 meter hingga 1,5 meter.

Ada beberapa warga yang terjebak di rumahnya dan tak bisa lagi mengungsi.

"Kami mengharapkan bantuan tim SAR untuk menjemput atau mengevakuasi warga-warga yang terjebak di rumahnya," ujar warga lainnya.

Baca juga: Lebih Separuh Aceh Utara Terendam Banjir, Dua Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, banjir yang melanda kawasan Aceh Utara merupakan banjir terparah dalam sejarah.

Termasuk banjir yang terjadi di Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara.

"Tidak pernah banjir separah ini," katanya.

Di tengah kondisi banjir, warga juga dihadapkan pada persoalan lain seperti kesulitan berkomunikasi, dan tentu kesulitan.

Air Mencapai Tingkat Dua Tempat Warga Mengungsi

Di tempat terpisah, di Dusun Tanah Merah, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara menjadi lokasi terparah banjir saat ini di Kabupaten Aceh Utara hingga Rabu (26/11/2025).

Lantai dua balai desa di kawasan Desa Leubok Pusaka yang digunakan untuk mengungsi juga sudah terendam banjir, sehingga warga harus mencari tempat yang lebih tinggi untuk mengungsi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved