Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Selatan

Jalan & Jembatan Putus, Warga Buloh Seuma Aceh Selatan Sudah 3 Hari Terisolir

Banjir besar di Aceh Selatan membuat tiga jembatan putus dan badan jalan amblas, sehingga warga Buloh Seuma terisolir selama tiga hari.

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
JALAN PUTUS - Jalan lintas Buloh Seuma–Trumon, Kabupaten Aceh Selatan putus total akibat diterjang banjir, Rabu (26/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Banjir besar di Aceh Selatan membuat tiga jembatan putus dan badan jalan amblas, sehingga warga Buloh Seuma terisolir selama tiga hari. 
  • Sebagian permukiman juga terendam banjir, listrik padam, dan aktivitas warga ke pusat kecamatan terhenti total.
  • Masyarakat mendesak pemerintah segera menurunkan bantuan darurat seperti speed boat dan jembatan sementara.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Warga Gampong Buloh Seuma, Kecamatan Trumon, Aceh Selatan sudah tiga hari terisolir setelah tiga jembatan penghubung putus dan badan jalan amblas akibat banjir besar. 

Kondisi tersebut membuat masyarakat tidak dapat melakukan aktivitas ke ibu kota di Kecamatan Trumon.

Sementara sebagian permukiman penduduk juga terendam banjir. 

Warga Buloh Seuma, Lismadi mendesak pemerintah segera mengambil tindakan darurat dengan menerjunkan speed boat agar masyarakat dapat terakses. 

Sehingga jika ada warga yang sakit maka segera dapat terbantu.

“Warga Buloh Seuma sudah tiga hari terisolir. Tiga jembatan putus, badan jalan penghubung ke pusat kecamatan  terputus total sekitar 30 meter,” katanya. 

Baca juga: Jalur ke Medan Lumpuh, Aceh Terancam Terisolir

“Warga tidak bisa ke mana-mana. Lampu juga mati, situasi ini sangat darurat dan butuh penanganan segera,” ungkap Lismadi saat dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (27/11/2025).

Selain akses terputus, banjir juga merendam sejumlah rumah warga di Buloh Seuma sehingga memperburuk situasi di lapangan.

Ia meminta pemerintah segera turun tangan dan memprioritaskan langkah tanggap darurat.

“Kami meminta untuk dapat diturunkan bantuan speed boat untuk akses sementara,” pintanya.

“Kami juga berharap Pemerintah Aceh serta Aceh Selatan melalui Dinas PUPR menurunkan alat berat dan membangun jembatan darurat sementara,” ucap dia.

Baca juga: Imbas Banjir, Dua Desa di Kecamatan Panga Terisolir

“Jangan biarkan warga terisolir lebih lama. Negara harus hadir,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved