Jumat, 5 Juni 2026

Gempa Guncang Simeulue

Gempa 6,4 SR Guncang Simeulue, Arena Pra PORA Karate Berubah Panik, Sejumlah Atlet Terluka

Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Simeulue saat pertandingan Pra PORA Karate, memicu kepanikan besar.

Tayang:
Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KARATEKA KORBAN GEMPA - Karateka atau atlet karate peserta Pra PORA Cabor Karate sedang mendapatkan perawatan khusus di fasilitas medis usai mengalami luka akibat guncangan gempa 6,4 SR yang mengguncang Simeulue pada Kamis (27/11/2025) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa berkekuatan 6,4 SR mengguncang Simeulue saat pertandingan Pra PORA Karate, memicu kepanikan besar. 
  • Sejumlah atlet dan penonton terluka akibat berdesakan keluar gedung, sebagian menabrak kaca dan dievakuasi ke rumah sakit. 
  • BMKG mencatat pusat gempa di laut dengan kedalaman 18 km, getaran terasa hingga Medan, masyarakat diminta tetap waspada gempa susulan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saifullah | Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG – Gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Simeulue, Aceh pada Kamis (27/11/2025) siang sekira pukul 11.56 WIB.

Peristiwa gempa ini terjadi saat pertandingan Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) Cabang Olahraga (Cabor) Karate sedang berlangsung di Gedung Serbaguna Simeulue.

Tak pelak, goyangan gempa ini menimbulkan kepanikan besar di antara atlet, panitia, dan penonton.

Ketika gempa terjadi, pertandingan karate sedang berlangsung intens.

Para atlet yang berada di arena tiba-tiba kehilangan keseimbangan akibat guncangan kuat.

Penonton yang duduk di tribun pun berhamburan keluar gedung demi menyelamatkan diri.

Baca juga: BREAKING NEWS – Gempa 6,4 SR Guncang Aceh, Berpusat di Sinabang Terasa Hingga Medan

Suasana yang semula penuh semangat olahraga, dalam sekejab berubah menjadi kepanikan massal.

Menurut keterangan Nurdin Syam, Humas KONI Aceh sekaligus anggota tim delegasi ke Simeulue, beberapa atlet dan penonton mengalami luka-luka.

Mereka segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan darurat.

“Waktu itu atlet sedang bertanding, tiba-tiba guncangan sangat kuat. Ada penonton yang langsung melompat dari kursi dan berlari keluar,” ujarnya.

Nurdin Syam menjelaskan, gedung serbaguna tempat pertandingan berlangsung memiliki dinding kaca di bagian bawah.

Sehingga saat para atlet dan penonton berdesakan menuju pintu keluar yang relatif kecil, beberapa orang menabrak kaca tersebut sehingga mengalami luka.

Baca juga: VIDEO Blitar Diguncang Gempa Tektonik M 5,2, BMKG Imbau Warga Waspada

Kondisi ini memperparah kepanikan di dalam gedung.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved