Kamis, 23 April 2026

Banjir Landa Aceh

Listrik Masih Padam, Manager PLN ULP Blangpidie: Material PLN Sedang Diterbangkan ke Aceh

"Sampai saat ini belum ada update. Info yang kami dapatkan, pesawat Hercules diterbangkan ke Aceh membawa material PLN untuk pemulihan kelistrikan,"

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/SERAMBINEWS.COM/ HO
LISTRIK PADAM - Manager PLN ULP Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Zafandilla. 
Ringkasan Berita:
  • Sejak Rabu hingga Kamis (27/11/2025), listrik di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan sejumlah wilayah Aceh masih padam akibat banjir besar.
  • Lima tower SUTT 150 kV roboh diterjang banjir.
  • PLN Aceh meminta bantuan pemerintah pusat di mana material pemulihan dikirim menggunakan pesawat Hercules.
  • Warga Abdya berbondong-bondong ke warung kopi dengan genset untuk mendapatkan listrik dan wifi.
  • Sungai Krueng Beukah (Krueng Susoh) dimanfaatkan warga untuk mandi, mencuci pakaian, dan peralatan dapur.

Laporan Wartawan Serambi IndonesiaMasrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sejak kemarin hingga hari ini, listrik di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh masih padam, akibat dilanda bencana banjir.

Pemadaman listrik ini disebabkan lima tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV roboh diterjang banjir.

Kerusakan tower itu berdampak pada pasokan listrik di Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Aceh Singkil.

Atas kondisi ini, PLN Aceh meminta bantuan ke Pemerintah Pusat untuk pemulihan listrik.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Zafandilla saat dihubungi Serambinewsm.com, Kamis (27/11/2025) mengaku belum mendapatkan update kapan listrik ini kembali pulih.

"Sampai saat ini belum ada update. Info yang kami dapatkan, pesawat Hercules diterbangkan ke Aceh membawa material PLN untuk pemulihan kelistrikan," kata Zafandilla.

Warga Pilih ke Warkop

Menurut pantauan dan informasi yang didapatkan Serambinews.com di lapangan, kondisi banjir di sejumlah wilayah dan pemadaman listrik ini membuat juga berefek pada gangguan jaringan komunikasi.

Bahkan, masyarakat Abdya ramai-ramai memadati warung kopi yang menyediakan mesin genset.

"Saya sudah dari pagi mencari warung yang ada menyala genset untuk memanfaatkan arus listrik dan jaringan wifi, baru sekarang bisa mendapatkan tempat duduk, karena warung padat," kata Muhammad Jafar.

Baca juga: 5 Tower PLN Roboh di Ruas Arun–Bireuen

Ia menyebutkan, selama ini ia jarang membuat laporan kantor di warung kopi.

Namun, karena kondisi listrik padam, terpaksa harus memanfaatkan jaringan wifi di warung.

Selain warung kopi, masyarakat Abdya juga memanfaatkan aliran air di Sungai Krueng Beukah (Krueng Susoh) selama pemadaman listrik. 

Di sungai tersebut, masyarakat terlihat mandi, cuci pakaian, dan peralatan dapur lainnya. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved