Banjir Landa Aceh
Update Terbaru Kondisi Listrik Aceh, GM PLN UID Aceh Sebut Ada 9 Tower Transmisi Roboh Akibat Banjir
kerusakan ini menimbulkan dampak signifikan, karena jaringan tersebut menjadi jalur utama penyalur listrik ke 18 kabupaten/kota di Aceh.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Cuaca ekstrem yang melanda Aceh sejak beberapa hari terakhir memicu kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan.
Sebelumnya, lima tower transmisi 150 kV milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada ruas Arun–Bireuen, Kabupaten Bireuen, dilaporkan ambruk akibat diterjang banjir bandang yang terjadi pada Rabu (26/11/2025).
Terbaru, PT PLN UID Aceh melaporkan kini ada sembilan tower transmisi PLN yang roboh akibat banjir.
"Akibat banjir bandang yang terjadi dari wilayah Bireuen dan Aceh Timur, mengakibatkan 9 tower SUTT 150 KV terdampak. 3 tower lainnya mengalami kerusakan struktur," ungkap General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra di Banda Aceh, Kamis (27/11/2025).
Eddi menjelaskan, kerusakan tower transmisi ini menimbulkan dampak signifikan, karena jaringan tersebut menjadi jalur utama penyalur listrik ke 18 kabupaten/kota di Aceh.
"Jaringan ini mendistribusikan listrik ke wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie Jaya, Bireuen, Pidie, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan dan Aceh Singkil," jelas Eddi.
Baca juga: Listrik Masih Padam, Manager PLN ULP Blangpidie: Material PLN Sedang Diterbangkan ke Aceh
PLN bakal bangun lima tower darurat
Eddi mengatakan, bahwa seluruh sumber daya kini dipusatkan untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi yang terputus akibat bencana.
Sebagai langkah extraordinary response, pihaknya akan segera membangun lima unit tower emergency sebagai solusi percepatan pemulihan listrik Aceh.
“Kami telah mengerahkan ratusan personel, dengan dukungan penuh dari TNI serta puluhan ton alat berat,” ujarnya.
Eddi menyebutkan bahwa personel lapangan merupakan tim gabungan dari berbagai provinsi seperti Sumatera Utara, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah, demi memperkuat proses pemulihan di titik-titik kritis.
Selain itu, material pendukung telah dimobilisasi dari Palembang, Lampung, Jambi, Pekanbaru, dan Padang untuk memastikan percepatan progres pemulihan.
Eddi memastikan seluruh petugas dan peralatan utama sudah tiba di Aceh pada Kamis (27/11/2025) siang ini.
“Material sudah diangkut menggunakan Hercules dan akan segera kami mobilisasi ke wilayah terdampak,” ungkapnya.
Eddi mengaku, pihaknya mengalami kesulitan untuk mengakses daerah-daerah terdampak karena kondisi jalan yang lumpuh.
Untuk menjangkau area yang sama sekali tidak dapat dilalui jalur darat, PLN menunggu kedatangan helikopter dari Jakarta yang diperkirakan tiba dalam 1–2 hari, jika cuaca memungkinkan.
Baca juga: PLN Siagakan Genset dan Lampu Darurat untuk Fasilitas Publik di Wilayah Terdampak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/5-Tower-SUTT-150-kV-Roboh-Akibat-Banjir-PLN-Aceh-Minta-Bantuan-Pusat-untuk-Pulihakan-Listrik.jpg)