Banjir dan Longsor di Aceh
120 Ribu Orang Terdampak Banjir
Saat ini, kata dia, banjir masih terjadi di sejumlah titik di Aceh dan sebagian besar belum ada tanda-tanda surut.
Ringkasan Berita:
- Plt BPBA Fadmi Ridwan SP MA, mengatakan pihaknya menerima data sebanyak 33.817 KK atau 119.998 atau hampir 120.000 orang penduduk Aceh terdampak banjir.
- BNPB bersama BMKG melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menindaklanjuti bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Plt Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Fadmi Ridwan SP MA, mengatakan, hingga pukul 16.00 WIB kemarin, pihaknya menerima data sebanyak 33.817 KK atau 119.998 atau hampir 120.000 orang penduduk Aceh terdampak banjir.
Dari total jumlah tersebut, sebanyak 6.998 KK atau 20.759 jiwa mengungsi akibat banjir yang terjadi sejak dua hari terakhir. Saat ini, kata dia, banjir masih terjadi di sejumlah titik di Aceh dan sebagian besar belum ada tanda-tanda surut.
Berdasarkan data yang mereka kumpulkan, jumlah korban jiwa akibat banjir yang dilaporkan satu meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencairan. Kemungkinan besar data ini belum memasukkan dampak banjir di kawasan Gayo, yang dilaporkan sudah belasan orang meninggal dunia. “Sementara untuk kerusakan rumah itu, rusak berat ada 7, rusak sedang 1 dan rusak ringan ada 2 rumah,” katanya.
Untuk Kota Langsa terdapat 150 KK atau 420 jiwa terdampak banjir, Aceh Tamiang 3.824 atau 10.342 terdampak banjir. 3.460 KK diantaranya harus mengungsi.
Bener Meriah 6 KK terdampak dan 3 KK mengungsi, Aceh Barat sebanyak 183 KK terdampak dengan ketinggian air mencapai 130 cm. Kabupaten Aceh Selatan 858 KK atau 3.106 jiwa terdampak banjir, Subulussam 1.981 KK atau 9.291 terdampak, Aceh Singkil 6.579 KK atau 25.827 jiwa terdampak dengan ketinggian air mencapai 80 Cm.
Kemudian Aceh Utara 2.028 KK atau 3.690 jiwa terdampak banjir. 438 atau 1.444 diantaranya terpaksa mengungsi. “Di Aceh Utara warga terpaksa mengungsi dan tanggul Krueng Pase terkikis dan rawan jebol,” ucapnya.
Sementara Aceh Besar 162 KK terdampak, 96 diantaranya harus mengungsi, Pidie 2.979 KK atau 12.853 jiwa terdampak banjir. 2.081 KK atau 7.585 jiwa harus mengungsi. Kemudian Pidie Jaya sebanyak 6.039 KK atau 22.190 jiwa terdampak banjir, Bireuen 956 KK atau 2.272 jiwa terdampak banjir. Kota Lhokseumawe 100 KK terdampak banjir, Aceh Timur 7.972 KK atau 29.706 jiwa terdampak banjir. 920 atau 2.456 diantaranya terpaksa mengungsi.(iw)
Kurangi Curah Hujan, Modifikasi Cuaca Dilakukan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menindaklanjuti bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Aceh. Modifikasi cuaca dilakukan untuk menekan curah hujan, yang dipandang menjadi penyebab banjir dan tanah longsor di kawasan tersebut.
Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebut operasi modifikasi cuaca dilakukan dengan mengerahkan dua pesawat. "Ini masih hujan terus, sehingga sumber bencananya ini kita coba kurangi, jadi ada dua pesawat untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca," kata Suharyanto, Kamis (27/11/2025).
Menurut penjelasannya, modifikasi cuaca dilakukan di Sumatera Utara dan Aceh. "Satu (pesawat) di Sumatera Utara dan satu di Aceh," ucapnya.
"Memang untuk menghentikan sama sekali siklon tidak bisa, sehingga operasi modifikasi cuaca ini diprioritaskan pada titik yang ekstrem dan ketika dilakukan operasi penanganan darurat," imbuhnya.
Di sisi lain, ia menyebut satgas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian Dalam Negeri, dan relawan juga berupaya melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan korban. "Ini titik-titik (pencarian korban) masih tersebar, masih dipetakan oleh satgas ini," ungkapnya.(tribunnews.com)
Banjir dan Longsor di Aceh
pengungsian korban banjir
Korban Tewas akibat banjir
120 Ribu Orang Terdampak Banjir
Musibah Banjir
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Jembatan Tenge Besi Gajah Putih Dikerjakan Alat Berat, Akses Ditutup Sementara karena Rawan Longsor |
|
|---|
| Jalur KKA Arah Kem Ditutup Sementara, Polisi Imbau Warga Gunakan Jalur Alternatif |
|
|---|
| 2 Jembatan Darurat Mulai Dibangun, Hubungkan Aceh-Sumut dan Bireuen-Takengon |
|
|---|
| Korban Meninggal Sudah 173 Orang, Pemerintah Aceh Buka Posko Pengaduan |
|
|---|
| Seribuan Bayi Terancam Kelaparan di Aceh Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/120-Ribu-Orang-Terdampak-Banjir.jpg)