Banjir Landa Aceh
Imbas Banjir dan Longsor di Aceh, Perjalanan Bus Tertunda, Banyak yang Tertahan di Sejumlah Titik
Bahkan jaringan komunikasi juga terputus sehingga belum bisa terhubung dengan bus-bus yang terjebak banjir.
Ringkasan Berita:
- Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh sejak 18 - 26 November 2025 turut membuat operasional bus AKAP juga terhambat.
- Misal bus PO Putra Pelangi yang operasioanalnya turut terganggu.
- Bahkan ada juga bus yang masih tertahan di sejumlah titik seperti di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur dan Geudong Lhokseumawe.
SERAMBINEWS.COM - Banjir yang melanda sejak beberapa hari lalu mengakibatkan sejumlah jembatan di jalan nasional Banda Aceh-Medan putus.
Akses transportasi dari ibu kota provinsi saat ini hanya bisa sampai ke Bireuen.
Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh sejak 18 - 26 November 2025 turut membuat operasional bus AKAP juga terhambat.
Misal bus PO Putra Pelangi yang operasioanalnya turut terganggu.
Bahkan ada juga bus yang masih tertahan di sejumlah titik seperti di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur dan Geudong Lhokseumawe.
Bahkan jaringan komunikasi juga terputus sehingga belum bisa terhubung dengan bus-bus yang terjebak banjir.
Meski begitu pihak PO tetap memastikan para penumpang dalam keadaan aman.
Bus berhenti di lokasi yang strategis guna memudahkan penumpang mencari tempat makan dan toilet.
Muhammad, agen tiket PO Putra Pelangi cabang Tajur, Bogor mengatakan, untuk informasi sementara pada area Aceh Timur sudah mulai bisa dilewati meski banyak lumpur dan material bawaan air setelah banjir.
Baca juga: Diterjang Banjir, Masjid dan 2 Sekolah di Nagan Raya Hilang Jatuh ke Sungai
"Untuk Aceh Utara sementara belum bisa karena ada jembatan yang putus, tetapi ada jalan alternatif. Namun durasi perjalanan akan memakan waktu yang lama," katanya saat dihubungi oleh Kompas.com, Jumat (28/11/2025).
Ia juga mengatakan, dulu pernah juga alami kejadian putus jembatan, lalu menggunakan jalan alternatif.
Namun perjalanan bus sangat lama. Jika biasanya Medan ke Banda Aceh 15 jam, kini bisa 20 - 25 jam kalau pakai jalur alternatif tersebut.
"Tapi ini baru berdasarkan informasi hari ini untuk sementara. Kita belum tahu apakah sore atau malam akan hujan lagi di daerah Kuala Simpang, Brandan dan Langsa. Karena informasi yang saya dapat sudah mulai hujan lagi," katanya.
Pria yang juga mempunyai keluarga besar di Aceh tersebut juga terus mencoba mencari informasi sebisanya terkait kondisi di sana.
| CSM & Lembaga Donor Malaysia Bantu Huntap untuk Korban Banjir di Pidie Jaya, Disalurkan Lewat Kadin |
|
|---|
| 212 Enumerator akan Turun Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir di Bireuen, Warga Diharap Ada di Rumah |
|
|---|
| Bantuan Rumah Rusak Tahap II Disalurkan di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Hibah dana TKD untuk daerah bencana di Aceh |
|
|---|
| TNI Bangun Jembatan Aramco di Delima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bus-AKAP-PO-Putra-Pelangi.jpg)