Sabtu, 16 Mei 2026

Waspada Bencana! Bibit Siklon Tropis 93W Muncul Lagi, BMKG Rilis Wilayah Berisiko Terdampak

Berdasarkan prediksi BMKG, sistem ini diperkirakan bergerak ke arah barat hingga barat laut dengan intensitas yang relatif persisten dalam 24 jam

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
BMKG deteksi Siklon Tropis Fina, Bibit Siklon Tropis 95B dan 92W. 

SERAMBINEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mendeteksi keberadaan Bibit Siklon Tropis 93W di sekitar wilayah Indonesia.

"Pada 2 Desember 2025, terpantau Bibit Siklon Tropis 93W yang teridentifikasi pertama kali pada 28 November 2025 pukul 12.00 UTC di Samudra Pasifik bagian utara, tepatnya di timur laut Pulau Papua," kata Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani kepada Kompas.com, Selasa malam.

Pusat sirkulasinya terdeteksi di sekitar 13 derajat LU dan 135 derajat BT, berlokasi di Laut Filipina sebelah utara Pulau Palau dan telah masuk ke dalam Area of Monitoring TCWC Jakarta.

Berdasarkan prediksi BMKG, sistem ini diperkirakan bergerak ke arah barat hingga barat laut dengan intensitas yang relatif persisten dalam 24 jam ke depan.

Pada rentang 48 hingga 72 jam berikutnya, intensitasnya berpotensi meningkat akibat suplai angin timur laut yang menguat hingga sekitar 25 knot, dengan angin maksimum di pusat sirkulasi mencapai 20 knot.

Andri mengungkapkan bahwa peluang bibit siklon tersebut berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 72 jam dikategorikan rendah.

Lantas, apa saja dampak dari keberadaan Bibit Siklon Tropis 93W?

Dampak Bibit Siklon Tropis 93W Lebih lanjut, Andri mengatakan bahwa Bibit Siklon Tropis 93W dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap wilayah Indonesia berupa hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Baca juga: Bencana Siklon Senyar 2025: Ini Tsunami Darat Luar Biasa

Berikut daftar wilayah yang terdampak Bibit Siklon Tropis 93W:

Hujan lebat dan angin kencang

Dampak berupa potensi hujan sedang hingga lebat serta angin kencang berpotensi terjadi di wilayah berikut: 

1. Maluku Utara.

Gelombang tinggi

Sementara itu, gelombang laut kategori sedang dengan tinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di wilayah berikut:

1. Perairan Kepulauan Talaud

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved