Jumat, 8 Mei 2026

Fakta Mahasiswa Teror Bom ke 10 Sekolah di Depok, Cinta Kandas hingga Nekat Catut Nama Mantan

Pelaku diketahui masih berstatus mahasiswa di sebuah universitas swasta dengan jurusan teknologi informasi (IT).

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy
TERSANGKA TEROR BOM - Tersangka teror bom sekolah, HRR digiring ke Mapolres Metro Depok, Jumat (26/12/2025). Tersangka merupakan mantan kekasih Kamila Hamdi yang namanya dicatut dalam teror. 

Ringkasan Berita:
  • Kepolisian menetapkan seorang mahasiswa berinisial HRR (23) sebagai tersangka kasus teror bom terhadap 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.
  • Pelaku diketahui masih berstatus mahasiswa di sebuah universitas swasta dengan jurusan teknologi informasi (IT).
  • Sejumlah sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, diteror ancaman bom menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu (24/12/2025). 

 

SERAMBINEWS.COM, DEPOK - Kepolisian menetapkan seorang mahasiswa berinisial HRR (23) sebagai tersangka kasus teror bom terhadap 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.

Pelaku diketahui masih berstatus mahasiswa di sebuah universitas swasta dengan jurusan teknologi informasi (IT).

Sejumlah sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, diteror ancaman bom menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu (24/12/2025). 

Ancaman tersebut dikirim melalui email dan memicu respons cepat aparat kepolisian.

Berikut fakta-fakta aksi teror bom ke sekolah di Depok:

10 Sekolah Jadi Sasaran

Sebanyak 10 sekolah tingkat menengah di Depok menerima ancaman bom.

Polres Metro Depok bersama Tim Gegana Brimob Polri segera melakukan penyisiran dan sterilisasi di seluruh lokasi yang disebut dalam email.

Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan bom maupun benda mencurigakan.

Polisi menegaskan kondisi aman dan terkendali, serta tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Ancaman via Email

Email berisi ancaman bom dikirim dengan mencatut identitas seorang warga Depok bernama Kamila Hamid.

Polisi menelusuri asal email dan kemungkinan adanya akun palsu atau peretasan.

Pemilik akun email yang disebut dalam ancaman membantah mengirim pesan tersebut dan mengaku akunnya kemungkinan diretas.

Baca juga: Mahasiswa IT Jadi Tersangka Teror Bom ke 10 Sekolah di Depok, Motif Kecewa Lamaran Ditolak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved