Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK 7 Jam, Petinggi PBNU Aizzudin Bantah Terlibat Korupsi Kuota Haji
Aizzudin menegaskan bahwa pemeriksaannya dilakukan dalam kapasitas pribadi sebagai warga negara, bukan sebagai perwakilan PBNU.
Ringkasan Berita:
- Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Aizzudin Abdurrahman atau Gus Aiz, merampungkan pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (13/1/2026).
- Aizzudin diperiksa selama sekitar tujuh jam sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024 yang turut menyeret nama mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
- Aizzudin tiba pada pukul 11.21 WIB dan keluar sekitar pukul 18.20 WIB.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Aizzudin Abdurrahman atau Gus Aiz, merampungkan pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (13/1/2026).
Aizzudin diperiksa selama sekitar tujuh jam sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024 yang turut menyeret nama mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Berdasarkan pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Aizzudin tiba pada pukul 11.21 WIB dan keluar sekitar pukul 18.20 WIB.
Ia tampak mengenakan kemeja dan celana berwarna abu-abu, serta terlihat santai usai menjalani pemeriksaan panjang.
Meski dicecar berbagai pertanyaan penyidik, cucu pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari itu beberapa kali melempar senyum kepada awak media dan sempat menjawab pertanyaan dengan nada ringan diselingi tawa.
Aizzudin menegaskan bahwa pemeriksaannya dilakukan dalam kapasitas pribadi sebagai warga negara, bukan sebagai perwakilan PBNU.
Ia juga membantah adanya aliran dana hasil dugaan korupsi kuota haji yang masuk ke kas organisasi.
“Sejauh ini enggak ya, enggak ada ya (ke PBNU),” kata Aizzudin di pelataran Gedung KPK.
Baca juga: KPK Periksa Ketua PBNU Aizzudin, Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Saat ditanya mengenai dugaan aliran dana ke rekening pribadinya, Aizzudin memberikan jawaban singkat dan terkesan menghindar.
“Enggak tahu juga ya, mohon ditanyakan langsung (ke penyidik),” ujarnya sambil tertawa.
Ia kemudian kembali menegaskan bantahannya.
“Enggak, enggak, enggak,” ucapnya saat ditanya soal penerimaan uang.
Aizzudin juga membantah keras dugaan keterlibatannya dalam permintaan jatah kuota haji maupun peran dalam pembagian kuota haji khusus kepada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau biro travel.
“Waduh, itu ndak, ndak. Saya ndak anu (main) itu. Wah ndak,” katanya.
Menutup keterangannya, Aizzudin menyebut kasus ini sebagai momentum introspeksi bagi internal Nahdlatul Ulama.
| Usai Diperiksa KPK Terkait Korupsi Kuota Haji, Gus Yaqut Bantah Beri Kuota Haji Khusus ke Maktour |
|
|---|
| Eks Menag Yaqut Diperiksa KPK Hampir 5 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji, Belum Ditahan |
|
|---|
| KPK Periksa Ketua PBNU Aizzudin, Dalami Dugaan Aliran Dana Korupsi Kuota Haji |
|
|---|
| Kekayaan Yaqut Melonjak Drastis Usai Menjabat Menag: Rumah Senilai Rp4,5 M, Alphard hingga Tanah |
|
|---|
| Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkit Pertemuan Jokowi dan Putra Mahkota Saudi MBS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Bidang-Ekonomi-PBNU-Aizzudin-Abdurrahman-Gus-Aiz-usai-diperiksa-penyidik-KPK.jpg)