Internasional
Militer Iran Siaga Penuh, Pangkalan AS akan Diserang Jika Teheran Diserang
Militer Iran berada dalam kondisi “kesiapan defensif puncak” untuk menghadapi kemungkinan serangan dari Amerika Serikat. Pernyataan tersebut
Ringkasan Berita:
- Ia menegaskan bahwa Iran siap menghadapi segala bentuk agresi.
- Menurutnya, cadangan rudal Iran saat ini telah meningkat dibandingkan sebelum perang selama 12 hari dengan Israel.
- Iran memperingatkan negara-negara di kawasan yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat bahwa mereka akan menjadi target serangan jika Washington melancarkan aksi militer terhadap Teheran, menurut sebuah laporan media.
SERAMBINEWS.COM - Militer Iran berada dalam kondisi “kesiapan defensif puncak” untuk menghadapi kemungkinan serangan dari Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Ia menegaskan bahwa Iran siap menghadapi segala bentuk agresi. Menurutnya, cadangan rudal Iran saat ini telah meningkat dibandingkan sebelum perang selama 12 hari dengan Israel.
“Seluruh kerusakan yang terjadi selama periode tersebut telah diperbaiki, sehingga kekuatan kami tetap berada pada tingkat kesiapan tertinggi,” ujar Sardar Mousavi, seperti dikutip kantor berita Fars, Rabu (14/1/2026).
Iran memperingatkan negara-negara di kawasan yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika Serikat bahwa mereka akan menjadi target serangan jika Washington melancarkan aksi militer terhadap Teheran, menurut sebuah laporan media.
Baca juga: Menhan Iran: Kami akan Mengusir Serangan Apapun hingga Tetes Darah Terakhir
Seorang pejabat senior Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Teheran telah menyampaikan pesan tegas kepada sejumlah negara regional, mulai dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) hingga Turkiye.
“Teheran telah mengatakan kepada negara-negara regional bahwa pangkalan militer AS di wilayah mereka akan diserang jika Amerika Serikat menargetkan Iran. Iran juga meminta negara-negara tersebut untuk mencegah Washington melakukan serangan,” ujar pejabat tersebut.
Peringatan ini muncul menyusul meningkatnya retorika Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengancam akan melakukan intervensi militer di Iran di tengah pertumpahan darah selama protes antipemerintah yang berlangsung secara nasional.(*)
| Seniman asal Aceh Agus Nuramal akan Tampil di Pameran Internasional Pinacoteca de São Paulo, Brasil |
|
|---|
| Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan Dipercaya Jadi Penasihat Kota Riyadh Arab Saudi |
|
|---|
| Mobil SUV Misterius Iringi Trump di China, Diduga Bawa Teknologi Perang Elektronik Canggih |
|
|---|
| Takut Dimata-matai China, Rombongan Trump Buang HP dan Pin sebelum Naik Air Force One |
|
|---|
| India Naikkan Harga BBM Akibat Krisis Energi Dampak Perang Iran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rudal-Iran-8uj.jpg)