Konflik Rusia vs Ukraina
200 Drone Rusia Serang Ukraina, Zelenskyy: Dua Orang Tewas dan Puluhan Terluka, Listrik Padam
Dalam pernyataannya, Zelenskyy menegaskan bahwa Rusia secara sengaja menyasar infrastruktur energi nasional.
Ringkasan Berita:
- Lebih dari 200 drone dilaporkan menyerang sejumlah wilayah di Ukraina pada Minggu (18/1/2026), menargetkan permukiman sipil dan infrastruktur vital, khususnya sektor energi.
- Wilayah yang terdampak serangan tersebut meliputi Sumy, Kharkiv, Dnipro, Zaporizhia, Khmelnytskyi, dan Odesa.
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan sedikitnya dua orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan itu.
SERAMBINEWS.COM - Ukraina kembali menjadi sasaran serangan besar-besaran Rusia.
Lebih dari 200 drone dilaporkan menyerang sejumlah wilayah di Ukraina pada Minggu (18/1/2026), menargetkan permukiman sipil dan infrastruktur vital, khususnya sektor energi.
Wilayah yang terdampak serangan tersebut meliputi Sumy, Kharkiv, Dnipro, Zaporizhia, Khmelnytskyi, dan Odesa.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan sedikitnya dua orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan itu.
Dalam pernyataannya, Zelenskyy menegaskan bahwa Rusia secara sengaja menyasar infrastruktur energi nasional.
Akibatnya, pemadaman listrik terjadi di berbagai daerah saat suhu berada jauh di bawah titik beku.
“Situasi dalam sistem energi tetap sulit, tetapi kami melakukan segala yang kami bisa untuk memulihkan semua layanan secepat mungkin,” tulis Zelenskyy melalui akun X pada Minggu (18/1/2026).
Baca juga: VIDEO Detik-detik Jet Amfibi Langka Rusia Dicegat Jet Tempur NATO
Zelenskyy juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir Ukraina telah menghadapi lebih dari 1.300 serangan drone, sekitar 1.050 bom udara berpemandu, serta 29 serangan rudal.
Ia kembali menyerukan dukungan internasional yang lebih kuat, khususnya dalam bentuk pertahanan udara.
“Itulah sebabnya Ukraina masih membutuhkan lebih banyak perlindungan, terutama lebih banyak rudal untuk sistem pertahanan udara. Jika Rusia sengaja menyeret proses diplomatik, maka respons dunia harus tegas: lebih banyak bantuan untuk Ukraina dan lebih banyak tekanan terhadap agresor,” ujar Zelenskyy.
Serangan ini terjadi sehari setelah delegasi negosiator Ukraina tiba di Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump terkait upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir empat tahun.
Pembahasan diperkirakan berfokus pada jaminan keamanan serta pemulihan Ukraina pascaperang.
Ukraina dan Amerika Serikat diketahui telah menyusun proposal perdamaian 20 poin.
Namun hingga kini Rusia belum memberikan tanggapan resmi.
| Zelenskyy Marah ke Amerika Serikat soal Izin Rusia Jual Minyak |
|
|---|
| Rusia dan Ukraina Kembali Lancarkan Serangan Usai Gencatan Senjata Paskah |
|
|---|
| AS Cabut Sanksi Sementara untuk Minyak Rusia yang Tertahan di Laut, Berlaku 30 Hari |
|
|---|
| Rusia Luncurkan 420 Drone dan 39 Rudal ke Ukraina, Infrastruktur Energi Lumpuh, Puluhan Terluka |
|
|---|
| Jelang Negosiasi, Rusia Tembakkan 450 Drone dan 70 Rudal ke Ukraina, 10 Orang Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Depot-penyimpanan-minyak-Rusia-di-Makiivka-menjadi-sasaran-penyerangan-pasukan-Ukraina.jpg)